Jakarta – Indonesia didorong untuk mulai mengadopsi ukuran pembangunan nasional yang lebih luas dan holistik guna melampaui indikator ekonomi tradisional. Langkah ini dinilai penting karena pembangunan ekonomi tidak seharusnya hanya menjadi angka statistik di tingkat nasional, tetapi harus menjadi sesuatu yang dialami langsung oleh masyarakat.
Anggota Dewan Direktur The Habibie Center, Nadia Habibie, menjelaskan bahwa meski PDB tetap menjadi ukuran penting, indikator tersebut memiliki keterbatasan konteks. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi saat ini harus menitikberatkan pada sejauh mana kemajuan tersebut diterjemahkan menjadi peningkatan nyata dalam kesejahteraan warga.
BACA JUGA:Indonesia–Jepang Percepat Proyek Energi Bersih lewat AZEC Expert Group Meeting
BACA JUGA:Kepercayaan Investor Domestik dan Global Bakal Meningkat terhadap Pasar Modal Indonesia
BACA JUGA:Infografis 26 Anggota Dewan Perdamaian Gaza hingga Tujuan Keberadaannya
“Saat ini, pertumbuhan ekonomi semata tidak lagi cukup. Yang terpenting adalah kualitas, ketahanan, dan keberlanjutan pertumbuhan tersebut, serta sejauh mana hal itu benar-benar diterjemahkan menjadi peningkatan nyata dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya saat berbicara dalam Indonesia Economic Summit (IES) 2026 di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Nadia menegaskan bahwa prioritas pembangunan Indonesia, sebagaimana tercermin dalam RPJMN 2025–2029 dan agenda Asta Cita, sebenarnya telah mengarah pada visi kesejahteraan multidimensi. Ia pun menyarankan agar Indonesia melirik negara-negara seperti Meksiko, Malaysia, dan Thailand yang telah lebih dulu mengembangkan kerangka serupa.
Kerangka pembangunan yang lebih komprehensif ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih menyeluruh. Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil akan berdampak lebih konkret pada kualitas hidup publik.
“Ini bukan tentang menggantikan PDB, melainkan melengkapinya. Tujuannya agar sistem pengukuran kita mencerminkan secara utuh ambisi agenda pembangunan Indonesia, serta membuat kemajuan pembangunan lebih terlihat dan bermakna bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” pungkas Nadia.
/2025/12/13/432746519.jpg)
/2025/12/13/2147204063.jpg)
/2024/03/08/613527982.jpg)
/2025/10/21/868494903.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467325/original/053844600_1767872285-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5101518/original/020188500_1737371758-Photo_Release_Hexindo__2__-_Zaxis-7G_Series_ZX490LC-7G.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4948540/original/061465800_1726804839-20240920-FLPP-MER_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491643/original/032389800_1770101799-CFX_CRYPTALK_02_FEB_2026-9.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492771/original/049266100_1770184638-IMG_4402.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492920/original/051382800_1770189376-f57e9c11-f616-4a5f-a101-14d2578ad343.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980732/original/010029000_1648714878-20220331-Laporan-SPT-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473091/original/035263700_1768386874-Chief_Executive_Officer__CEO__Badan_Pengelola_Investasi_Daya_Anagata_Nusantara__Danantara__Rosan_Roeslani-14_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5449146/original/064430900_1766049207-Menkeu_Purbaya_Yudhi_Sadewa_saat_Konpres_APBN-b.jpeg)