Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah menargetkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dicampur 20 persen bioetanol atau E20 dalam dua tahun ke depan. Lahan seluas 2 juta hektare (ha) akan disiapkan untuk produksi bioetanol.
Hal tersebut dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman diminta menyiapkan lahan produksi bioetanolnya.
BACA JUGA:Tiru Kesuksesan B50 Setop Impor Solar, Prabowo Minta Bahlil Siapkan Pengembangan E50
BACA JUGA:BBM Langka di Makassar Teratasi, Bahlil Ungkap Penyebab Antrean Mengular
BACA JUGA:Prabowo Minta Tertibkan Masalah Mobil Borong BBM Subsidi Pakai Tangki Modifikasi
BACA JUGA:Godok Aturan, Bahlil Minta Pemilik Mobil Bagus Tak Pakai BBM Subsidi
Ratas dipimpin Bapak Presiden langsung, kita membahas agar dua tahun mendatang kita sudah bisa produksi paling kurang E20. Oleh karena itu tadi Mentan diminta menyiapkan rencana termasuk lahan dan seterusnya, ungkap Zulkifli dikutip Kamis (17/9/2026).
Sementara itu, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) nantinya menyiapkan industrinya. Lahan seluas 2 juta hektare itu akan tersebar di berbagai wilayah, termasuk Sumatra dan Papua.
Setelah kita kaji dan seterusnya, dimungkinkan ya, dalam dua tahun mendatang kita sudah bisa, crude oil kita sudah bisa dicampur dengan E20 itu dalam dua tahun, ucapnya.
Memang yang menjadi titik bottleneck adalah lahan. Tapi setelah dibahas tadi, ada dari Kalimantan, ada dari Sumatra, ada dari Jawa, dan ada dari Papua, kita bisa dapatkan 2 juta. Kalau kita dapatkan 2 juta itu ya insyaallah nanti yang E20 ini bisa kita penuhi dalam dua tahun mendatang, tambah Zulkifli.
Sebagai informasi, saat ini sudah ada BBM yang dicampur 5 persen bioetanol atau E5, yakni Pertamax Green 95. Sementara itu, mandatori E10 rencananya akan dimulai pada 2027, tahun depan.
/2026/01/26/2085460113.jpg)
/2018/03/12/592175813.jpg)
/2020/12/11/189109411.jpg)
/2026/05/26/298353930.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4118813/original/049004800_1660117795-Konvoi-Buruh-Tallo-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349550/original/040991000_1789533261-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_33_03_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349194/original/028145900_1789477848-1000442806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342374/original/085919400_1788767568-online-marketing-hIgeoQjS_iE-unsplash.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943099/original/079227300_1726137608-20240912-Harga_Emas-ANg_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446117/original/028221500_1765873306-1000023609.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350134/original/096241300_1789564524-email-attachment_2026_09_16_ariefhakim-at-klyid_menkeu-suahasil-buka-suara-soal-perombakan-pegawai-pajak-bea-cukai-dibatalkan_1000444147.jpg)