Denpasar – Sampah kemasan makanan ringan yang sulit didaur ulang mulai mendapat kehidupan kedua di Bali. Material plastik multilapis atau multi-layered plastic (MLP) dari kemasan makanan ringan tidak hanya diolah menjadi papan nama dan penunjuk jalan, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendukung pembuatan kaki palsu.
Inovasi tersebut dikembangkan Bali Waste Cycle (BWC) bersama sejumlah pihak, termasuk PepsiCo Indonesia dan pemerintah daerah. Salah satu hasil pengolahan material tersebut kini dapat ditemukan di Taman Kota Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, dalam bentuk papan nama dan fasilitas penunjuk arah.
BACA JUGA:PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah
BACA JUGA:Euforia Piala Dunia 2026 Makin Kencang di Indonesia, Fans Kini Bisa Koleksi Kartu Panini
Director of Bali Waste Cycle, Olivia Anastasia Padang, mengatakan pemanfaatan sampah tidak seharusnya berhenti pada proses pengumpulan dan pengolahan. Tantangan berikutnya adalah memastikan material yang telah dikumpulkan memiliki fungsi dan nilai ekonomi sehingga tidak kembali menjadi residu.
Pemilahan sampah yang sudah berjalan mempunyai tantangan berikutnya. Bagaimana material yang sudah terkumpul bisa dimanfaatkan, mempunyai nilai guna dan tidak menjadi residu, ujar Olivia dalam peluncuran proyek di Denpasar yang diselenggarakan oleh PepsiCo Indonesia pada Jumat (19/9/2026).
Salah satu material yang menjadi tantangan adalah sampah kemasan makanan ringan berbahan MLP. Material tersebut terdiri dari beberapa lapisan sehingga pilihan pemanfaatannya relatif terbatas.
Melalui kolaborasi dengan PepsiCo Greenhouse Program Asia Pacific 2026, BWC kemudian mengembangkan pemanfaatan material tersebut. BWC menjadi satu-satunya startup asal Indonesia yang terpilih dalam program tersebut.
Olivia mengatakan, program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk baru, tetapi juga membangun kemampuan pengelolaan sampah di tingkat lokal. Salah satunya dilakukan melalui kerja sama dengan TPS 3R Eka Pancaguna Buana Lestari.
BWC membantu melakukan optimalisasi peralatan yang telah tersedia sekaligus memberikan pelatihan produksi. Dengan demikian, pengelola TPS 3R diharapkan dapat memproduksi papan berbahan material hasil pengolahan sampah secara mandiri.
Yang harus dibangun bukan hanya produknya, tapi kemampuan pengelolaan lokal, kata Olivia.
/2025/05/26/1577929556.jpg)
/2022/08/29/884220949.jpg)
/2026/05/03/1268407118.jpg)
/2025/09/29/255160793.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355239/original/029350700_1790088786-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-22_September_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805339/original/033825900_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354438/original/007347500_1790051775-email-attachment_2026_09_22_immanuel-christian_lbea-cukai-tindak-impor-ilegal-beras-dan-garam-serta-balpres-senilai-rp27-miliar_IMG_7239.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354433/original/099424600_1790051727-email-attachment_2026_09_22_immanuel-christian_lbea-cukai-tindak-impor-ilegal-beras-dan-garam-serta-balpres-senilai-rp27-miliar_IMG_7249.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500485/original/038436600_1770867612-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)