Jakarta – Direktur Eksekutif Indodata Research Center, Danis Saputra menyatakan rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan penambahan lapisan tarif di segmen murah atau Sigaret Kretek Mesin (SKM) layer 3 akan memberi legalisasi terhadap rokok ilegal.
Menurut dia, hal itu akan berpotensi terjadinya trade-off kompleks dalam perdagangan rokok sebagai dampak penambahan layer (lapisan tarif cukai yang murah, layer kelas atau setara segmen harga rendah-menengah) dalam sistem multi-layer yang ada.
BACA JUGA:Purbaya Siapkan Layer Baru Cukai Rokok, Pengusaha Minta Dilibatkan
BACA JUGA:Sinyal Keras Menkeu Purbaya: Siapkan Layer Baru Cukai Rokok, Hantam Pengusaha Membandel!
BACA JUGA:Cukai Minuman Berpemanis Batal Dikenakan 2026, Purbaya Tunggu Ekonomi Tumbuh 6%
BACA JUGA:Bea Cukai Musnahkan Rokok dan Minuman Alkohol Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp 31,6 Miliar
Meski bertujuan meningkatkan penerimaan, kebijakan ini justru berisiko memicu pergeseran konsumsi ke pasar ilegal atau turun kelas, yang pada akhirnya bisa menggerus basis pajak itu sendiri, kata dia dikutip dari Antara, Jumat (23/1/2026).
Danis menambahkan di satu sisi, pemerintah ingin mengurangi konsumsi, tetapi di sisi lain, rencana Menkeu Purbaya justru mengancam ribuan lapangan kerja di sektor formal dan rantai pasoknya.
Dikatakannya, kebijakan tersebut cenderung meminggirkan pemain kecil dan menengah, yakni golongan Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang justru sering menjadi penyerap tenaga atau padat karya kerja di daerah dan berpotensi menciptakan oligopoli yang tidak sehat.
Terkait hal itu, pihaknya merekomendasikan empat hal penting untuk Menkeu yakni pertama, jika layer ditambah di segmen murah, harus ada kompensasi berupa penurunan tarif efektif di layer 1 dan 2 untuk menyediakan jalur aman bagi konsumen yang ingin tetap legal, namun, ini bertentangan dengan tujuan kesehatan.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/09/02/1600387136.jpg)
/2025/10/17/1921234742.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337099/original/045821000_1609328706-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-8.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5369057/original/041377700_1759410165-2c9b539c-9e1a-415c-9792-66b1da24888a.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5417384/original/001790400_1763531633-Chief_Investment_Officer__CIO__Danantara_Pandu_Sjahrir-19_nov_2025.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4517931/original/084292300_1690545179-QRIS-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5244922/original/072045700_1749267953-Foto_Ilustrasi_DBS__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452615/original/086379400_1766411046-Kepala_Departemen_Kebijakan_Makroprudensial_BI__Solikin_M._Juhro.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3279574/original/001681300_1603787899-20201027-Pemprov-DKI-Belum-Putuskan-Konsep-Kepemilikan-Rumah-Susun-Pasar-Rumput-ANTONIUS-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467328/original/054445200_1767872286-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5457547/original/055326500_1767005788-1__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4286137/original/052645000_1673269901-Jakarta_berada_di_peringkat_ke-89_terbaik_di_dunia_2023-HERMAN_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308848/original/001411100_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar4.jpg)