Jakarta – Keterbatasan lahan menjadi salah satu tantangan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan padat untuk bercocok tanam. Jarak antar rumah yang berdekatan membuat keberadaan halaman maupun tanah kosong semakin terbatas. Lorong dan gang pun lebih banyak menjadi ruang bersama untuk menunjang berbagai aktivitas warga.
Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan keluarga terhadap pangan bergizi tetap harus dipenuhi setiap hari. Situasi inilah yang mendorong PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menghadirkan Agro Urban Madani, program ketahanan pangan dengan memanfaatkan ruang terbatas di kawasan padat penduduk.
BACA JUGA:Kisah Vio Menyeberang Laut hingga Jalan Kaki Demi Jangkau Nasabah Ultra Mikro di Banda Neira
BACA JUGA:Berkat Dukungan Ultra Mikro, Mawiyah Sukses Perbaiki Ekonomi Keluarga di Sepaku Kalimantan Timur
BACA JUGA:Jeli Melihat Peluang Cuan, Nasabah PNM Mekaar Ubah Sampah Pasar Jadi Bisnis Beromzet Jutaan
Melalui program ini, ruang yang tersedia di sekitar lingkungan tempat tinggal dimanfaatkan untuk membudidayakan sayuran dan berbagai komoditas pangan lainnya.
Bagi sebagian nasabah PNM Mekaar yang tinggal di kawasan padat, keinginan untuk menanam sayuran kerap terbentur ketersediaan tempat. Tidak semua rumah memiliki halaman belakang ataupun sebidang tanah kosong yang bisa digunakan untuk bercocok tanam.
Pemanfaatan sistem hidroponik kemudian menjadi salah satu cara untuk membuka peluang bercocok tanam tanpa membutuhkan lahan yang luas.
/2024/03/07/722970375.jpg)
/2025/03/12/2032046700.jpg)
/2024/10/07/2128045384.jpg)
/2025/09/10/1837880373.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9348143/original/026185400_1789384005-SKW_0753.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562717/original/067745300_1776837978-Chairman_B57__Asia_Pasifik_Arsjad_Rasjid-22_April_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351550/original/036216000_1789700998-1000445872.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352822/original/075395700_1789873969-Foto_1__6_.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271750/original/055065600_1603102549-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192689/original/010053900_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027997/original/005972200_1732861152-fotor-ai-20241129131623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)