Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat kinerja keuangan beragam hingga semester I 2026. KAI membukukan pertumbuhan pendapatan, tetapi laba merosot tajam hingga Juni 2026.
Mengutip laporan keuangan yang disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin (3/8/2026), KAI meraup pendapatan Rp 17,95 triliun hingga Juni 2026. Pendapatan itu naik 6,6% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 16,84 triliun.
BACA JUGA:Margin Keuntungan Jual Beras Naik, Bulog Berpotensi Kantongi Laba Rp 1,14 Triliun
BACA JUGA:Emiten BSDE Raup Pendapatan Rp 4,75 Triliun hingga Semester I 2026
Pada semester I 2026, pendapatan itu terbesar disumbangkan dari pendapatan angkutan dan usaha lainnya yang mencapai Rp 17,95 triliun. Pendapatan angkutan dan usaha lainnya naik 6,65% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 16,83 triliun. Namun, pada semester I 2026, pendapatan kontruksi tidak ada. Hal ini berbeda dari periode sama tahun yang menyumbang sekitar Rp 8,31 miliar.
Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk merosot 74,12% menjadi Rp 305,37 miliar hingga Juni 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,17 triliun.
Total laba perseroan mencapai Rp 314,03 miliar hingga Juni 2026. Laba tersebut turun 73,49% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,18 triliun.
Beban pokok pendapatan naik tipis 0,33% menjadi Rp 11,16 triliun hingga Juni 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 11,12 triliun.
Laba bruto bertambah 18,80% menjadi Rp 6,79 triliun hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,71 triliun.
Beban usaha naik menjadi Rp 2,12 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2 triliun. Sementara itu, laba usaha naik naik 25,79% menjadi Rp 4,66 triliun dari semester I 2025 sebesar Rp 3,70 triliun.



/2025/06/19/1344461422.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314314/original/026900800_1785743302-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_2.37.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303845/original/091163900_1754130203-Gemini_Generated_Image_4fgq6p4fgq6p4fgq.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5327495/original/027503800_1756182310-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188322/original/019489300_1595493636-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4139250/original/062746500_1661755911-Binance.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299015/original/001342000_1753778278-Gemini_Generated_Image_lw0455lw0455lw04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377702/original/099462300_1760150557-Gemini_Generated_Image_zesvxuzesvxuzesv.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313344/original/018060800_1785635741-rr.jpg)