Jakarta – Nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 16.911 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan di pasar spot pada Rabu sore,(25/3/2026). Sementara itu, Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia bergerak menguat ke level 16.905 per dolar AS dari sebelumnya 16.982 per dolar AS.
Sementara itu, berdasarkan data RTI, kurs dolar AS lesu terhadap rupiah di kisaran 16.872.
BACA JUGA:Rupiah Ditutup Menguat Hari Ini, Tapi Masih di Level Segini
BACA JUGA:Rupiah Tertekan Konflik Geopolitik, Analis Sarankan BI Terapkan Triple Intervention
BACA JUGA:Rupiah Perkasa terhadap Dolar AS Hari Ini 26 Maret 2026, Sentuh Level Segini
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menuturkan, kurs rupiah memperoleh sentimen positif dari ekspektasi negosiasi gencatan senjata dari AS dalam perang menghadapi Iran.
“Laporan intensi dari pihak AS untuk melakukan gencatan senjata selama 5 hari, serta adanya proposal terkait 15 poin utama untuk penyelesaian perang Iran,” ujar dia dikutip dari Antara.
Mengutip Anadolu, ada harapan de-eskalasi perang Iran menghadapi agresi AS dan Zionis Israel seiring laporan bahwa AS telah memberikan Iran rencana yang dapat mengakhiri konflik tersebut.
Anadolu melaporkan, Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya telah memerintahkan penundaan semua serangan terhadap infrastruktur pembangkit listrik dan energi selama lima hari ke depan. Hal tersebut, Trump menambahkan, adalah karena dialog dengan Iran selama dua hari belakangan berlangsung sangat baik dan produktif”.
Namun, Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf membantah pihaknya sedang berunding dengan Amerika Serikat dan menyebut kabar tersebut sebagai berita palsu untuk memanipulasi pasar minyak dan finansial.
Ghalibaf menuturkan, rakyat Iran menuntut hukuman yang penuh dan menimbulkan penyesalan bagi para agresor, sementara semua pejabat berdiri teguh mendukung pemimpin negara dan masyarakat hingga tujuan perang tercapai.
Menurut Josua, potensi negosiasi yang dilontarkan Trump ini merefleksikan potensi penurunan eskalasi konflik di Timur Tengah sehingga sentimen risk-on kembali ke pasar keuangan global.
/2025/08/03/1834853401.jpg)
/2026/01/04/2120249703.jpg)
/2023/06/14/114521361.jpg)
/2025/06/25/1464900289.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2806774/original/052762500_1557974780-20190516-Tarif-Batas-Atas-Tiket-Pesawat-Turun-FANANI-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4035208/original/006769000_1653635186-pinjol_1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537790/original/021655300_1774442876-1000271979.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537992/original/031274300_1774497679-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_08.46.29.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537913/original/074911900_1774493188-tercabaikan_BRI.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337092/original/034280800_1609328701-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3276076/original/040207400_1603438032-top-view-frame-with-gavel-sounding-block.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397951/original/070618500_1761822669-1.jpg)