Jakarta – Indonesia mendapat tambahan kuota penangkapan tuna sirip biru selatan atau Southern Bluefin Tuna (SBT) untuk periode 2027-2029. Nelayan di Indonesia bisa menangkap ikan tuna sebanyak 1.670 ton per tahun sama dengan Korea Selatan dan Taiwan.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan angka itu naik 25% dari kuota sebelumnya sebanyak 1.336 ton per tahun. Tambahan itu diputuskan dalam
BACA JUGA:Indonesia Kirim 11 Atlet ke Kejuaraan Dunia Karate Junior 2026 di Polandia
BACA JUGA:Kemlu Imbau WNI Waspada Menyusul Serangan Rudal dan Drone di Arab Saudi
Indonesia juga berpeluang mendapat tambahan hingga 1.500 ton per tahun dari kuota anggota lain yang tidak terpakai. Jika peluang itu termanfaatkan penuh, total kuota Indonesia bisa mencapai sekitar 3.170 ton per tahun.
Ini langkah maju yang signifikan bagi Indonesia. Kenaikan kuota dan peluang tambahan ini menunjukkan bahwa diplomasi perikanan Indonesia membuahkan hasil. Kami akan terus mengawal agar ke depan alokasi CCSBT semakin adil bagi negara pantai berkembang, kata Trenggono dalam keterangan resmi, Sabtu (10/10/2026).
Besaran tambahan kuota ditetapkan setiap tahun melalui kajian ilmiah dan keputusan Komisi, tergantung pada pemanfaatan kuota oleh anggota lain. Tambahan terbaru ditetapkan dari pertemuan Tahunan ke-33 Commission for the Conservation of Southern Bluefin Tuna (CCSBT) di Brussel, Belgia.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif mengatakan kenaikan kuota ini merupakan perjuangan bertahun-tahun yang dimulai sejak Pertemuan Tahunan ke-30 di Busan, Korea Selatan pada 2023. Ketika itu Indonesia mengajukan proposal tertulis untuk mengubah mekanisme alokasi agar kuota dapat naik.
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2026/05/14/305869214.jpg)
/2017/09/25/1898003033.jpg)
/2026/06/15/614795733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370500/original/011253100_1791631475-email-attachment_2026_10_09_pramita-tristiawati_aprindo-soroti-industri-ritel-di-indonesia-bisa-lebih-canggih-dari-sekedar-buka-gerai_IMG-20261002-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043410/original/011837300_1446625161-20151104-OJK-Jakarta-Angga-Yuniar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4217905/original/082312500_1667827564-WhatsApp_Image_2022-11-07_at_17.09.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494434/original/017122500_1770289311-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung-5_Februari_2026a.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4148781/original/022850900_1662464232-Tarif_Baru_Ojek_Online-Tallo_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569339/original/097080000_1777438673-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8536537/original/084642100_1782470848-IMG_5036.jpeg)