Jakarta – Konflik geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Laporan terbaru Dana Moneter Internasional (IMF) dalam World Economic Outlook (WEO) April 2026 menyoroti bahwa gejolak ini memicu kenaikan harga komoditas, gangguan perdagangan, serta peningkatan ketidakpastian global.
Dikutip dari World Economic Outlook IMF, Kamis (16/4/2026), Indonesia sebagai bagian dari negara berkembang tidak luput dari tekanan tersebut. IMF menilai, negara-negara dengan ketergantungan pada impor energi dan pangan akan menghadapi dampak yang lebih besar dibanding negara maju.
BACA JUGA:Pramono Akui Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di Jakarta Berat Dicapai, Ungkap Penyebabnya
BACA JUGA:Ekonomi Sirkular Bisa Diterapkan di Industri Sawit, Begini Cara Kerjanya
BACA JUGA:Tepis Isu Negatif, Purbaya Yakinkan Investor Global Kekuatan Fiskal Indonesia
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena Indonesia masih bergantung pada impor energi, khususnya minyak. Ketika harga energi global melonjak, efeknya langsung terasa pada biaya produksi, harga barang, hingga daya beli masyarakat.
Salah satu dampak paling signifikan dari konflik global adalah kenaikan harga komoditas. IMF memproyeksikan harga energi akan meningkat sekitar 19% pada 2026, sementara harga pangan juga ikut terdorong naik akibat gangguan distribusi dan kenaikan biaya produksi.
Bagi Indonesia, kondisi ini berpotensi memicu:
- Kenaikan harga BBM dan energi
- Peningkatan biaya logistik dan produksi
- Tekanan pada harga bahan pokok
Kenaikan harga energi juga berdampak berantai ke berbagai sektor, mulai dari industri hingga transportasi. Sementara itu, kenaikan harga pangan dapat langsung memengaruhi inflasi dan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok berpendapatan rendah.

/2022/10/21/103053271.jpg)
/2026/02/09/1461402910.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5236694/original/012313000_1748516061-20250529-Harga_Pangan-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315930/original/011984600_1755179439-4a6f0e71-3a5a-4e3b-ab07-547e802acfa8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538430/original/003525400_1774515167-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_14.58.50.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5292912/original/064853800_1753269843-1000071138.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556450/original/037805800_1776247114-1000290308.jpg)