Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menertibkan truk lebih dimensi dan muatan atau over dimension and over load (ODOL) di pelabuhan kapal. Langkah ini memperluas cakupan penindakan tak hanya di jalan raya.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan, penertiban truk ODOL di pelabuhan kapal ini dilakukan demi keselamatan. Pada tahap awal, uji coba penertiban kendaraan ODOL mulai dilakukan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
BACA JUGA:Perpres Ojol Terbit, tapi Pengemudi Masih Berjuang Kejar Penghasilan
BACA JUGA:607 Ribu Kendaraan Angkutan Barang Langgar Aturan
BACA JUGA:Demi Tiket Pesawat Murah di Akhir Tahun, Pemerintah Siapkan Stimulus
Penertiban kendaraan ODOL ini semata-mata untuk keselamatan. Kita ingin memastikan seluruh kegiatan transportasi berjalan sesuai standar keselamatan. Keselamatan bukan hanya urusan administrasi, tetapi harus menjadi budaya dan tanggung jawab bersama,” kata Dudy di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, dikutip Sabtu (10/10/2026).
Pada pelaksanaannya, Kemenhub telah menggandeng PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), dan PT ASDP Indonesia Ferry. Tujuannya memperkuat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang di pelabuhan dan penyeberangan.
Dudy menegaskan keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi, baik di darat maupun di laut. Pemerintah ingin memastikan kendaraan angkutan barang yang masuk ke pelabuhan memenuhi ketentuan dimensi dan muatan.
“Satu nyawa itu terlalu banyak untuk kita korbankan apabila kita tidak mempedulikan soal keselamatan. Keselamatan harus menjadi budaya dan merupakan sesuatu yang tidak bisa kita tawar,” tegasnya.
Potensi Bahaya Truk ODOL
Dudy menjelaskan, truk ODOL berpotensi membahayakan keselamatan, baik saat beroperasi di jalan maupun ketika akan diangkut menggunakan kapal. Maka, penertiban perlu dilakukan secara konsisten melalui pengawasan dan koordinasi antara pemerintah, operator transportasi, serta pelaku usaha angkutan barang.
/2026/05/28/93302151.jpg)
/2026/06/16/750376377.jpg)
/2026/05/26/1459798884.jpg)
/2026/06/16/1318761169.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370610/original/049476000_1791645381-Plt._Sekretaris_Jenderal_Dewan_Nasional_KEK_Ali_Murtopo_Simbolon-10_Oktober_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335452/original/023675900_1787985545-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5273540/original/059672000_1751631196-WhatsApp_Image_2025-07-04_at_17.26.51__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4008026/original/089081400_1651029033-IMG-20220426-WA0037.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352149/original/042458700_1610959708-20210118-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371025/original/050403600_1791727299-0c5cf950-373c-47a7-856b-2e977e1cca63.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1793625/original/003401700_1512626881-block.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)