Jakarta – Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengungkap, strategi pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 6% menyambut 2027. Target tersebut akan didorong melalui penguatan konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, serta investasi melalui sinergi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Suahasil mengibaratkan, APBN dan Danantara seperti dua lengan negara yang berperan saling melengkapi. APBN berfokus pada penyediaan layanan publik, perlindungan sosial, dan infrastruktur dasar, sementara Danantara bertindak sebagai investor katalis untuk menarik masuknya investasi.
BACA JUGA:Suahasil Beberkan Insentif Buat Rakyat: Gaji Bulanan hingga UMKM Bebas Pajak
BACA JUGA:Suahasil Buka-bukaan Tak Pungut Pajak 2% dari PDB
Aspirasi kita tahun depan pertumbuhan ekonomi 6%. Kita harus bekerja keras untuk itu dan saya ingin sampaikan, kalau untuk mendapatkan 6%, maka konsumsi rumah tangga itu harus lebih tinggi dari 5,4% pertumbuhannya, konsumsi pemerintah harus lebih tinggi dari 5,6% pertumbuhannya., ujar Suahasil dalam sebuah acara yang disiarkan secara daring, Kamis (08/10/2026).
Ia melanjutkan, pemerintah bersama Danantara akan merancang sinergi untuk mendorong pertumbuhan investasi hingga 7%.
Dan kita berharap bersama Danantara kita desain bagaimana APBN dan Danantara kemudian bersatu sehingga bisa mendorong pertumbuhan investasi di kaliber 7%, ia menambahkan.
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, Suahasil menyebut pemerintah menargetkan pendapatan negara sebesar Rp 3.435 triliun pada 2027. Sementara itu, anggaran untuk belanja negara dirancang mencapai Rp 4.100 triliun
Kami di Kementerian Keuangan harus mencari pendapatan negara Rp 3.435 triliun, saya mohon dukungan untuk ini. Tetapi APBN akan belanja Rp 4.100 triliun untuk mendorong kegiatan ekonomi, kata Suahasil.
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
/2026/05/21/1931422383.jpg)
/2020/02/14/1217679269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1210055/original/024586000_1461203113-FOTO_LIPUTAN6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192692/original/073777800_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)