Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengembangkan teknologi Automatic Train Protection (ATP) sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan keandalan operasional perkeretaapian nasional. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada ajang BRIN Goes to Industry 5 di Jakarta.
Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi KAI I Gede Darmayusa mengatakan pengembangan ATP akan dilakukan melalui kajian, pengujian, dan evaluasi yang disesuaikan dengan karakteristik operasional perkeretaapian di Indonesia.
BACA JUGA:BRIN Ungkap Potensi Malapari untuk Energi Terbarukan
BACA JUGA:BRIN Dorong Teknologi Pirolisis Jadi Solusi Olah Sampah Plastik
Keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap proses adopsi teknologi di KAI. Kolaborasi bersama BRIN memberi ruang bagi kami untuk menguji berbagai alternatif teknologi berbasis riset sehingga keputusan implementasinya memiliki landasan teknis, operasional, dan keselamatan yang kuat,” ujar I Gede di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
ATP merupakan sistem proteksi perjalanan kereta yang berfungsi mencegah kereta melanggar sinyal berhenti (signal passed at danger), mengawasi kecepatan perjalanan, serta menyampaikan informasi operasional kepada masinis. Pengembangannya mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 52 Tahun 2014 tentang kewajiban implementasi Sistem Kendali Kereta Otomatis.
KAI dan BRIN akan menggunakan pendekatan Proof of Product untuk memvalidasi fungsi, integrasi, dan kinerja teknologi sebelum menentukan sistem ATP yang akan diadopsi. Tahap tersebut juga bertujuan mengidentifikasi risiko, kesenjangan teknologi, serta kebutuhan penyesuaian terhadap kondisi operasional KAI yang kompleks.
“Proof of Product memungkinkan teknologi dinilai dalam situasi operasional yang relevan. KAI dapat memahami sejak awal fungsi, antarmuka, kebutuhan integrasi, potensi risiko, serta kemampuan pemeliharaannya sebelum teknologi tersebut diterapkan dalam skala yang lebih luas,” kata I Gede.



/2024/09/04/265309546.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103061/original/071480700_1658923819-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310484/original/024445800_1785318648-ChatGPT_Image_Jul_29__2026__04_49_47_PM.jpg)