Jakarta – Kereta Api (KA) Kahuripan, kereta api kelas ekonomi bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) kini dengan relasi Kiaracondong–Blitar (PP) yang melayani jalur selatan Jawa beroperasi dengan biaya terjangkau. Hal ini sebagai komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Vice President Corporate Communication Anne Purba menuturkan, KA Kahuripan berperan strategis dalam mendukung mobilitas antardaerah serta memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah selatan Jawa.
BACA JUGA:KRL Commuter Line Layani 400 Juta Pengguna pada 2025
BACA JUGA:Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Mulai Dijual 25 Januari, Cek Jadwal dan Cara Belinya
BACA JUGA:War Tiket Kereta Mudik Lebaran Mulai 25 Januari 2025 Besok
BACA JUGA:Curah Hujan Tinggi, KAI Daop 1 Imbau Penumpang Kereta Jarak Jauh Datang Lebih Awal ke Stasiun
BACA JUGA:Cerita Penumpang Kereta Terjebak Banjir Pantura, Perjalanan 12 Jam Berubah Jadi 2 Hari
BACA JUGA:Persiapan Mudik Lebaran, Sistem Pemesanan Tiket Online KAI Tak Bisa Diakses pada 21 Januari 2026
KA Kahuripan membantu masyarakat menjangkau berbagai pusat kegiatan dengan biaya terjangkau. Layanan ini digunakan untuk kebutuhan perjalanan kerja, pendidikan, kunjungan keluarga, dan wisata, sehingga mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat,” kata Anne dikutip dari keterangan resmi, Selasa (27/1/2026).
Berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024–2025, wilayah Jawa Barat bagian selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menunjukkan dinamika mobilitas penduduk yang konsisten.
Pergerakan tersebut didorong oleh aktivitas ekonomi regional, distribusi pusat pendidikan, serta perkembangan sektor pariwisata domestik. Dalam konteks ini, keberadaan kereta api PSO menjadi faktor penting dalam menjaga keterhubungan wilayah secara efisien dan terjangkau.
Anne menuturkan, jalur selatan Jawa memiliki peran tersendiri dalam struktur ekonomi regional. Banyak daerah di lintas ini bertumpu pada sektor perdagangan lokal, pertanian, UMKM, dan pariwisata berbasis alam serta budaya.
Akses transportasi yang terjangkau mendukung kelancaran arus masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi dan destinasi wisata di sekitar stasiun-stasiun pemberhentian.
Kereta api memberi kepastian waktu perjalanan, kapasitas angkut yang besar, serta biaya yang lebih terjangkau. Hal ini membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan mendorong perputaran ekonomi lokal di sekitar wilayah stasiun,” ujar Anne.
/2025/12/10/1747689395.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
/2025/12/10/1303692123.jpg)
/2025/07/30/1254172265.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467328/original/054445200_1767872286-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3457615/original/088329700_1621231850-FOTO_001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486233/original/062057000_1769580738-Bakti_GoTo_untuk_Negeri_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330454/original/029687200_1756361195-IMG_1809.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472366/original/098607300_1768363991-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026.jpg)



