Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penduduk miskin paling banyak terdapat di pulau Jawa yakni mencapai 12,32 juta orang atau sekitar 52,75 persen dari keseluruhan penduduk miskin di Indonesia.
Jumlah penduduk miskin terlihat terkonsentrasi di Pulau Jawa, di mana 12,32 juta orang miskin berada di Pulau Jawa atau sekitar 52,75 persen dari keseluruhan penduduk miskin di Indonesia, kata Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers BPS, Kamis (5/2/2026).
BACA JUGA:BPS: Stimulus Pemerintah Jaga Daya Beli, Pertumbuhan Konsumsi Capai 5,11% di Kuartal IV
BACA JUGA:BPS: Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen Sepanjang 2025
BACA JUGA:BPS Klaim Jumlah Penduduk Miskin di Jakarta Turun 25 Ribu, Ini Faktornya
Sementara itu, jumlah penduduk miskin paling sedikit berada di Pulau Kalimantan, yaitu sebesar 880 ribu orang atau kira-kira sekitar 3,76 persen dari keseluruhan penduduk miskin di Indonesia.
Jika dibandingkan Maret 2025, penurunan tingkat kemiskinan terjadi di semua wilayah di Indonesia,\’ ujarnya.
Sementara itu, BPS mencatat penurunan kemiskinan paling dalam terjadi di wilayah Maluku dan Papua, di mana di wilayah ini turun 0,68 persen basis point.
Adapun BPS mencatat tingkat kemiskinan Indonesia pada September 2025 mencapai 23,36 juta orang atau turun 490 ribu orang dibandinkan dengan Maret 2025.
Pada September 2025, jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 23,36 juta orang atau turun sebesar 490 ribu orang dibandingkan dengan Maret 2025, ujarnya.
Presentase Penduduk Miskin Perkotaan dan Pedesaan
Selanjutnya adalah persentase penduduk miskin di perkotaan dan pedesaan. Pada September 2025, tingkat kemiskinan perkotaan sebesar 6,6 persen atau mengalami penurunan sebesar 0,13 persen jika dibandingkan dengan Maret 2025.
Sementara itu, tingkat kemiskinan pedesaan sebesar 10,72 persen atau mengalami penurunan 0,31 persen basis point jika dibandingkan dengan Maret 2025.
Artinya, adalah bahwa tingkat kemiskinan mengalami penurunan baik di perkotaan maupun di pedesaan, ujarnya.
/2025/05/19/1112555752.jpg)
/2024/11/19/1980708735.jpg)
/2025/11/20/1009169445.jpg)
/2017/02/23/128702336.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5328141/original/083987300_1756198858-Screenshot_20250826_145801_Gallery.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762235/original/073818300_1709618185-fotor-ai-20240305125544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521473/original/088352000_1772690843-Foto_Ilustrasi_DBS.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530878/original/047888800_1773498450-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_17.25.54.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530544/original/008599000_1773459278-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_09.02.00.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530784/original/022558300_1773477796-publikasi_1773470106_69b5019a20dc1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4992086/original/041220700_1730810535-IMG-20241105-WA0119.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3410990/original/017708200_1616657084-businessman-with-online-marketing_53876-94857.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530807/original/048687300_1773481617-Hinako_Village_Taiwan.jpg)