Jakarta – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) atau Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali mengingatkan para jemaah haji untuk membawa pulang barang kiriman dari Tanah Suci sesuai batasan yang berlaku, baik secara volume maupun nilai, jika ingin bebas tarif bea masuk.Â
Kepala Seksi Impor III DJBC Cindhe Marjuany Praja menjelaskan, merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 4 Tahun 2025, pembebasan bea masuk ini secara frekuensi dibatasi untuk dua kali pengiriman.Â
BACA JUGA:Bea Cukai Dijadikan Bahan Hoaks, Cek Daftarnya untuk Hindari Jeratan Penipuan
BACA JUGA:Purbaya Segera Buka 380 Lowongan Kerja Bea Cukai untuk Lulusan SMA
BACA JUGA:Profil Robert Leonard Marbun, Sekjen Baru Kemenkeu dengan Segudang Pengalaman
Secara fasilitas adalah bahwa jemaah haji ini diberikan pembebasan bea masuk maupun pajak, PPN, PPh dan pajak-pajak lain, untuk dua kali pengiriman, kata Cindhe dalam sesi webinar yang diselenggarakan Ditjen Bea Cukai, Kamis (16/4/2026).
Jadi kalau jemaah Indonesia itu kan singgahnya di dua kota suci, Mekkah dan Madinah. Artinya nanti kalau belanja untuk oleh-oleh bisa dikirimkan, kemudian ketika bergeser ke Mekkah, belanja lagi misalnya, itu bisa dikirimkan. Jadi dua kali pengiriman dalam periode haji yang sama, ungkapnya seraya mencontohkan.Â
Tak hanya secara volume, regulasi juga membatasi nilai barang kiriman yang diangkut jemaah haji. Batasnya memang cukup tinggi dibanding pengiriman barang-barang umum, yakni USD 1.500 untuk satu kali pengiriman. Sehingga kalau ditotal, jemaah haji bisa membawa pulang cendera mata dari Tanah Suci hingga maksimal USD 3.000 untuk dua kali pengiriman.Â
Jadi bapak/ibu jemaah haji nanti bisa mengirimkan barang pribadinya yang biasanya bentuknya oleh-oleh sebanyak totalnya USD 3.000, tapi ketentuannya adalah dua kali pengiriman, tegas Cindhe.Â

/2022/10/21/103053271.jpg)
/2026/02/09/1461402910.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337092/original/034280800_1609328701-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5292912/original/064853800_1753269843-1000071138.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315930/original/011984600_1755179439-4a6f0e71-3a5a-4e3b-ab07-547e802acfa8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538430/original/003525400_1774515167-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_14.58.50.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556450/original/037805800_1776247114-1000290308.jpg)