Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono resmi memberlakukan insentif Rp 2 ribu per porsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini untuk mengatur keuntungan mitra dapur MBG menjadi lebih proporsional.
Sudaryono memastikan skema insentif ini sekaligus mengubah pola Rp 6 juta per hari. Menurut dia, skema ini menjadi lebih proporsional, mengingat berbedanyq skala produksi masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
BACA JUGA:Tiru Jepang, Uji Coba MBG Prasmanan Libatkan Siswa Piket
BACA JUGA:Pesawat Sitaan Kejagung Masih Pakai Stiker BNPB, Begini Penjelasannya
Jadi di awal dulu memang Rp 2.000 per porsi, begitu, kemudian ada, kebijakan jadi 6 juta itu, kemudian kita kembalikan begitu. Intinya adalah satu keyword-nya adalah efisiensi, ya, kemudian keadilan, ya dong, ini lebih adil proporsional, kata Sudaryono, ditemui di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Dia menjelaskan, hitungan Rp 6 juta per hari sebelumnya adalah Rp 2 ribu per porsi untuk kapasitas produksi 3 ribu porsi MBG. Namun, jika Rp 6 juta per hari jadi patokan insentif, maka pendapatan mitra Dapur MBG akan berbeda.
Kalau penerima manfaatnya 1.000 dibayar Rp 6 juta (per hari), berarti bukan Rp 2.000 (per porsi insentif), Rp 6.000, Rp 6.000 satu porsinya. Jadi ada, ada namanya pemborosan anggaran begitu, tegasnya.
Dia mengamini hitungan tersebut bisa bermasalah pemborosan anggaran dalam pandangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sehingga skema insentif Rp 2.000 per porsi diambil untuk langkah efisiensi anggaran.
Tentu saja kita ingin efisien. Jadi setiap rupiah anggaran, setiap rupiah APBN kita harus betul-betul dikelola dengan bener, dan kemudian dikonversi dengan bener sehingga jadi MBG-nya bagus gitu, terangnya.
/2022/08/03/1972868173.jpg)
/2025/11/26/1477201872.jpg)
/2025/10/27/64741537.jpg)
/2016/07/12/223925999.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5083118/original/020267900_1736237221-20250107-Diskon_Tarif_Lstrik-HER_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4116746/original/043885700_1659961538-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506649/original/000018600_1771473527-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.36.40__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192687/original/099233200_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)