Jakarta – September 2026 sudah mau berakhir, kuartal IV sudah di depan mata, dan banyak orang yang mulai membayangkan liburan akhir tahun. Menurut Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE), Andy Nugroho, masih sempat untuk menyiapkan dana liburan akhir tahun. Hal ini dengan syarat disiplin menyisihkan sekitar 10% dari gaji setiap bulan.
Andy menuturkan, logika perencanaan liburan sebaiknya dibalik. Bukan destinasi yang menentukan besar tabungan, melainkan budget yang tersedia yang menentukan destinasi.
BACA JUGA:8 Cara Ubah Mindset Keuangan dari Konsumtif ke Produktif agar Gaji Tak Cepat Habis
BACA JUGA:Uang Darurat Jadi Penyelamat Saat Kebutuhan Tak Terduga Datang
Idealnya destinasi wisata itu akan mengikuti budget yang kita miliki. Idealnya juga dana yang kita sisihkan untuk liburan sebesar 10% dari penghasilan, ujar dia dikutip Selasa, (22/9/2026).
Sebagai gambaran, pekerja bergaji Rp 5 juta per bulan yang baru mulai menabung pada September dapat menyisihkan Rp 500 ribu setiap bulan. Pada Desember, dana yang terkumpul mencapai Rp 2 juta. Dengan dana itu, ia bisa memilih destinasi yang terjangkau sesuai kemampuan.
Soal waktu memulai, Andy menilai semakin cepat semakin baik. Menabung sebaiknya dimulai begitu muncul keinginan berlibur, terlebih jika sudah ada gambaran destinasi. Namun, belum menentukan tujuan bukan alasan untuk menunda. Namun yang penting nabung aja dulu, katanya.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Ada tiga langkah dasar yang disarankan:
- Tentukan destinasi dan moda transportasi yang akan digunakan.
- Estimasikan total dana yang dibutuhkan.
- Segera mulai menabung setelah keinginan berlibur muncul.
/2025/05/23/885020992.jpg)
/2025/07/27/1310870912.jpg)
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2025/09/29/255160793.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354434/original/015876200_1790051742-email-attachment_2026_09_22_immanuel-christian_lbea-cukai-tindak-impor-ilegal-beras-dan-garam-serta-balpres-senilai-rp27-miliar_IMG_7226.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4269838/original/098490100_1671710597-BKI_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353343/original/079554200_1789961127-IMG_7203.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354433/original/099424600_1790051727-email-attachment_2026_09_22_immanuel-christian_lbea-cukai-tindak-impor-ilegal-beras-dan-garam-serta-balpres-senilai-rp27-miliar_IMG_7249.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805339/original/033825900_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)