Jakarta – Inggris bernegosiasi dengan otoritas Amerika Serikat (AS) soal potensi penghentian ekspor solar. Pemerintah Inggris bahkan telah mulai bersiap menghadapi kemungkinan larangan tersebut.
Harga solar di Inggris mencapai rekor tertinggi baru pada Senin, 28 September 2026, seiring harga bahan bakar yang naik secara global karena dipicu oleh tekanan pasokan dari konflik AS-Israel dengan Iran serta perang Rusia dengan Ukraina.
BACA JUGA:Penyelam Inggris Temukan Desa Abad Pertengahan yang Hilang di Bawah Laut
BACA JUGA:Oleh-Oleh untuk Barcelona dari Duel Inggris vs Spanyol
Kami juga menyiapkan ketentuan bahwa kami mungkin perlu, dan kami punya stok sendiri di Inggris, kata Menteri Keuangan (Chancellor) Inggris John Healey, dikutip dari BBC, Selasa (29/9/2026).
Healey mengakui, harga solar Inggris kini sudah berada di level ekstrem, dan pemerintah sedang berdiskusi langsung dengan AS soal isu ini.
Presiden AS Donald Trump bahkan mengancam akan melarang ekspor solar, dengan menyatakan pada akhir pekan lalu bahwa pihaknya sedang mempertimbangkannya dengan sangat serius.
Berbicara di sela-sela Konferensi Tahunan Partai Buruh (Labour Party Conference) di Liverpool, Healey mengatakan pihaknya bekerja sangat erat dengan pihak Amerika Serikat, sehingga mengharapkan solusi yang bisa meredakan tekanan harga.
Yaitu penyelesaian diplomatik dan mengakhiri pertempuran dengan Iran, ujar Healey.
Inggris bergantung pada AS untuk sekitar sepertiga impor solarnya, sehingga larangan ini berpotensi mendorong harga solar di Inggris semakin naik.
Sumber-sumber AS menyebut Trump tengah mempertimbangkannya demi memudahkan konsumen domestik, menjelang pemilu sela AS yang krusial.
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2023/12/26/1234811319.jpg)
/2026/06/06/1608187196.jpg)
/2026/01/15/1042841261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360794/original/083768100_1790665250-1000457038.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4710574/original/083402000_1704794849-Pupuk_Bersubsidi.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7260736/original/000929900_1780047003-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192686/original/018507100_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552282/original/064528400_1775805353-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)