Jakarta – Hujan lebat sejak Senin (12/1/20206) subuh, membuat akses menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, terendam banjir. Satuan Lalu Lintas Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan pemantauan intensif terhadap sejumlah titik genangan tersebut.
Kasat Lantas Polresta Bandara Soetta AKP Sularno, mengatakan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas dilakukan sejak pukul 06.30 WIB, hal ini untuk memastikan kelancaran mobilitas pengguna jasa bandara.
BACA JUGA:Antisipasi Dampak Banjir Jakarta, Calon Penumpang Diimbau Tiba 3 Jam Lebih Awal di Bandara Soetta
BACA JUGA:Info Banjir Jakarta: KRL Masih Terganggu Imbas Genangan di Lintas Angke-Kampung Bandan
BACA JUGA:9 Risiko Bermain di Air Banjir, Mulai dari Infeksi Kulit hingga Terseret Arus
“Adapun titik genangan air terpantau berada di Km 33 Tol Sedyatmo tepatnya di depan Hotel Ibis arah masuk Bandara Soetta dengan ketinggian sekitar 15 hingga 20 sentimeter, namun dua lajur kanan masih dapat dilintasi kendaraan,” ujar dia..
Selain itu, genangan air dengan ketinggian signifikan juga terjadi di jalur Soewarna arah Cargo Bandara Soekarno-Hatta serta di jalur Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta. Pada dua titik tersebut, arus lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan keselamatan berlalu lintas, personel Satlantas melakukan pengaturan arus kendaraan yang mengarah masuk bandara serta berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura Injourney untuk melakukan penyedotan air.
Penyedotan dilakukan di depan Hotel Ibis dan air dialirkan ke Kali Dadap agar genangan dapat segera surut dan arus lalu lintas kembali normal, ujar dia.
Dia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya calon penumpang pesawat, agar tetap berhati-hati, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu perjalanan lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan perlambatan arus lalu lintas akibat cuaca.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1460773/original/051540600_1483522007-pelabuhan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4977955/original/029448300_1729683087-Screenshot_2024-10-23_183027.jpg)

/2024/05/05/1407961340.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472042/original/036695300_1768307350-WhatsApp_Image_2026-01-13_at_10.40.20.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5380907/original/068444200_1760438140-men9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1075020/original/042395500_1449200814-20151204-Bill-Gates-AFP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545720/original/056823400_1629425275-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1075016/original/019350700_1449200543-20151204-Bill-Gates-AFP-2.jpg)