Jakarta – Inflasi Amerika Serikat (AS) kembali meningkat pada September 2026 dengan indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) atau inflasi naik 3,7% secara tahunan, melampaui perkiraan ekonom sebesar 3,6% pada periode sebelumnya.
Lonjakan harga energi, terutama bensin, menjadi salah satu pendorong utamanya, membuat inflasi tetap jauh di atas target Federal Reserve (The Fed) sebesar 2%. Mengutip CNBC, Kamis (15/10/2026), laporan Bureau of Labor Statistics (BLS) mencatat peningkatan CPI 0,6% pada September 2026 dibandingkan bulan sebelumnya, setelah penyesuaian musiman.
BACA JUGA:Inflasi Medis Melejit, Penyesuaian Premi Asuransi Kesehatan Diakui Berlanjut
BACA JUGA:Rupiah Ditutup Melemah, Pasar Waspadai Arah Suku Bunga The Fed
BACA JUGA:Kospi Hari Ini Anjlok 7,9%, Saham Produsen Cip Tertekan di Korea Selatan
Inflasi inti turut meningkat 0,3% secara bulanan dan 2,6% secara tahunan. Kedua angka itu lebih tinggi daripada proyeksi ekonom, masing-masing sebesar 0,2% dan 2,5%. Sebagai perbandingan, inflasi umum pada Agustus mencapai 3,4%, sedangkan inflasi inti berada di level 2,4%.
BLS mencatat indeks energi melonjak 5,2% di tengah konflik AS dan Iran yang berlangsung sejak akhir Februari. Harga bensin naik 9,1% dan menyumbang sekitar separuh kenaikan CPI umum pada September. Secara tahunan, harga bensin meningkat 34,2%, sementara harga bahan bakar minyak pemanas melonjak 74,2%.
Di luar energi, harga pangan tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 2,5% secara tahunan. Harga tempat tinggal meningkat 0,4%, sedangkan harga mobil dan truk bekas naik 0,7%. Harga pakaian yang sensitif terhadap tarif impor bertambah 0,3% secara bulanan dan 3,4% secara tahunan.
Kenaikan inflasi ini tentunya memengaruhi pergerakan pasar keuangan. Setelah laporan dirilis, kontrak berjangka saham AS melemah, sedangkan imbal hasil obligasi naik tajam.
Menurut alat FedWatch CME Group, peluang kenaikan suku bunga pada rapat The Fed 27–28 Oktober meningkat menjadi sekitar 54%. Kemungkinan kenaikan sebelum akhir tahun melampaui 96%, termasuk peluang hampir berimbang untuk kenaikan sebesar 0,5 poin persentase hingga Desember.
/2026/05/25/465368173.jpg)
/2026/01/06/861433562.jpg)
/2019/08/05/262677898.jpg)
/2018/12/03/202297995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368403/original/086776600_1791433026-email-attachment_2026_10_08_ariefhakim-at-klyid_menkeu-suahasil-fiskal-dan-danantara-saudara-kembar_1000466330.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3617288/original/052829700_1635503921-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340933/original/070612800_1788535316-WhatsApp_Image_2026-09-04_....jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371763/original/058191200_1791804997-AP26285359949659.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3458468/original/004833700_1621321944-20210518-Harga-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497562/original/015639100_1770635495-AP22097623749610.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313336/original/086824700_1785634470-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_33_41_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305546/original/010853000_1784797139-Meet_the_New_BitMEX_App_1200x675_en.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318241/original/065365800_1755440586-Gemini_Generated_Image_y280ezy280ezy280.jpg)