Jakarta – Hubungan Amerika Serikat (AS) dan China memang kerap diwarnai perselisihan soal perdagangan, teknologi, hingga Taiwan. Namun, industri makanan cepat saji justru menunjukkan hubungan yang berbeda.
Sejumlah merek makanan dan minuman asal AS terus memperluas bisnisnya di China. Di sisi lain, perusahaan makanan dan minuman asal China mulai membidik pasar AS sebagai tujuan ekspansi baru.
BACA JUGA:Inflasi Tinggi, Warga AS Rela Kuras Tabungan Demi Liburan Musim Gugur
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Diprediksi Sentuh US$ 5.000, Logam Mulia Tembus Rp 3 Juta
BACA JUGA:AS Usul Mekanisme Peringatan Dini Insiden AI ke China Jelang Pertemuan Trump-Xi
Dilansir dari The Associated Press, Senin (21/9/2026), fenomena ini membuat burger, ayam goreng, kopi, hingga bubble tea menjadi bentuk pertukaran budaya antar kedua negara.
Di China, merek seperti KFC, McDonald’s, dan Starbucks telah membangun basis konsumen yang cukup besar. Bahkan, KFC memiliki sekitar 13.000 gerai di China, jauh lebih banyak dibandingkan sekitar 3.750 gerai di AS.
Namun, perusahaan AS harus menyesuaikan produk dengan selera lokal karena pasarnya bukan medan yang mudah bagi restoran asing. KFC di China, misalnya, tidak hanya menjual ayam goreng dan kentang goreng, tetapi juga menyediakan menu seperti bubur nasi dan egg tart.
“Mereka harus beroperasi seperti perusahaan China, tetapi tetap menyajikan menu Amerika yang disesuaikan dengan nilai, kebiasaan makan, dan selera masyarakat China,” kata Manajer Proyek Daxue Consulting—perusahaan riset dan strategi pasar China, Sory Park.
Ekspansi ke kota-kota kecil dan wilayah pedalaman China juga menjadi peluang baru bagi perusahaan restoran AS. Meski demikian, persaingan bisnis yang ketat membuat sejumlah perusahaan menggandeng mitra lokal untuk mengurangi risiko dan memperluas jaringan.
/2026/03/03/211359048.jpg)
/2026/06/02/1238642235.jpg)
/2024/02/28/568105007.jpg)
/2026/06/02/1298124770.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910607/original/048864600_1642746547-WhatsApp_Image_2022-01-21_at_13.27.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353342/original/073453900_1789961127-IMG_7201.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356767/original/013627700_1790220690-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_10.21.532.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356435/original/065641400_1790167220-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_19.30.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355206/original/085541500_1790082676-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_17.31.04.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103056/original/068493900_1658923736-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192688/original/061754900_1595929322-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309009/original/092642800_1785214589-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_43_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351711/original/015697700_1789711858-ChatGPT_Image_Sep_18__2026__01_10_32_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137056/original/0800_1739923650-DALL__E_2025-02-19_07.06.16_-_A_futuristic_digital_illustration_representing__Altcoin_Season__in_the_cryptocurrency_industry._The_image_features_a_golden_Bitcoin_symbol_in_the_back.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740420/original/059441100_1707701782-fotor-ai-2024021283456.jpg)