Jakarta – Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau China sepakat mempercepat persiapan perundingan Indonesia – China Comprehensive Economic Partnership Agreement (IDC-CEPA).
Rencana tersebut menjadi agenda utama pertemuan bilateral antara Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi, dan Director General of Department of International Trade and Economic Affairs, Ministry of Commerce RRT (MOFCOM), Chen Chao, di Kantor MOFCOM, Beijing, China, Sabtu, 26 September 2026.
BACA JUGA:Harga Cabai hingga Beras Bakal Sumbang Inflasi September 2026
BACA JUGA:Kejar Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027, Airlangga Ungkap 3 Syaratnya
BACA JUGA:Daftar Negara dengan Adopsi Penggunaan AI Terbesar, Ada Indonesia?
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah memperluas akses pasar dan memperkuat kerja sama ekonomi internasional. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025, menargetkan pertumbuhan ekonomi menuju 8% pada 2029.
Untuk mencapainya, Indonesia membutuhkan kerja sama bilateral yang kuat, investasi berkualitas, dan kemitraan yang saling menguntungkan dengan mitra-mitra utamanya. Setelah menuntaskan perjanjian dengan Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, dan Eurasia, kini Indonesia menjajaki kemitraan serupa dengan RRT.
RRT merupakan mitra ekonomi utama Indonesia. Sepanjang 2025, RRT menjadi tujuan ekspor nonmigas terbesar Indonesia dengan nilai US$ 64,82 miliar atau Rp 1.164 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.970), naik 7,11% dari tahun sebelumnya.
Di sisi investasi, RRT dan Hong Kong sama-sama masuk tiga besar negara asal penanaman modal asing di Indonesia, dengan realisasi masing-masing US$ 7,5 miliar atau Rp 134,7 triliun dan US$ 10,6 miliar atau Rp 190,4 triliun pada 2025. Meski begitu, kedua negara belum memiliki perjanjian perdagangan bilateral. Selama ini, kerja sama perdagangan Indonesia dan RRT berjalan dalam kerangka regional ASEAN – China Free Trade Area (ACFTA) dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
Saat ini merupakan momentum yang tepat bagi Indonesia dan Tiongkok untuk memperkuat hubungan ekonomi melalui CEPA. Kami ingin CEPA mengedepankan kerja sama yang saling melengkapi, bukan saling bersaing, sehingga manfaatnya dirasakan kedua belah pihak,” tutur Edi dikutip dari laman ekon.go.id, Selasa (29/9/2026).
/2023/10/30/2092013017.jpg)
/2025/09/09/1252962410.jpg)
/2025/06/30/781457054.jpg)
/2024/02/23/546826591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545591/original/028851700_1775201136-pal5.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5012216/original/091900100_1732018058-802CADE3-854F-4CC2-99EB-1B09BC8A2AF2.jpeg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3458468/original/004833700_1621321944-20210518-Harga-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293734/original/005970600_1783746905-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__12_14_23_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362271/original/083531700_1790766225-ChatGPT_Image_Sep_30__2026__06_02_50_PM.jpg)