Jakarta – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan memegang peran sebagai entitas pelaksana ekspor tunggal beberapa komoditas strategis. Cara ini dinilai mampu meningkatkan cadangan devisa negara.
Direktur Eksekutif Institute for Development of Econimics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti memandang pemerintah bisa mengontrol devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) lewat DSI.
BACA JUGA:Bocoran Seleksi Calon Pegawai BUMN Ekspor
BACA JUGA:Danantara Jadi Eksportir Tunggal 2027, Kontrak Lama Bisa Jalan dengan Syarat Ini
BACA JUGA:Mendag Ungkap Aturan Ekspor CPO Lewat Danantara Segera Rampung
“Dampaknya akan meningkatkan devisa negara, dan meminimalisir praktik ilegal yang selama ini membuat potensi pemasukan negara hilang,” kata Esther dalam pernyataan yang diterima Senin (25/5/2026).
Menurut dia, BUMN Ekspoe itu bisa memiliki daya tawar yang tinggi di pasar internasional. DSI juga dilandang mampu mengamankan ketersediaan komoditas di dalam negeri. Termasuk menjaga stabilitas harga di Tanah Air.
“DSI juga dapat memperbaiki tata kelola perdagangan agar lebih akuntabel dan meminimalisir praktik ilegal seperti penyelundupan atau manipulasi harga,” ujarnya.
Meski begitu, Esther menilai DSI perlu diawasi untuk menjaga transparansi dalam tata kelola perusahaan. Sehingga skema ekspor satu pintu ini bisa menguntungkan pemilik komoditas lokal.
Jangan sampai sistem manajemen atau aturan terpusat mematikan inisiatif ekspansi pasar yang lebih gesit dari perusahaan eksportir yang lebih kecil,” tegas Esther.
Pendapatan Negara Berlipat
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pendapatan negara bisa meningkat berkali lipat dari pembenahan tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA). Dia menaksir setoran ke kas negara bisa naik dua kali lipat.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520902/original/004648400_1772664808-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6914550/original/031520100_1779685050-Ketua_Dewan_Komisioner_Otoritas_Jasa_Keuangan__OJK___Friderica_Widyasari_Dewi-25_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6377629/original/006536800_1779252749-Rapat_DPR.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6597831/original/067072200_1779435331-1463705fa06b3ea8d6b889979a5ce262-whatsapp-image-2026-05-22-at-09-24-17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5702050/original/004842100_1778582833-2.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/6830697/original/003618000_1779619075-57992b65-5f14-4955-946f-4313f93717f2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6843528/original/072960200_1779629425-1000324590.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)