Jakarta – Dana Moneter Internasional (IMF) menilai tingginya biaya kesehatan menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat China memilih menabung daripada membelanjakan uangnya. Kondisi ini terutama terlihat di wilayah pedesaan, ketika pengeluaran kesehatan menyerap porsi besar dari pendapatan yang dapat dibelanjakan.
Dalam buku terbaru berjudul Toward a New Economic Growth Model for China, mengutip CNBC, Sabtu (17/10/2026), IMF mencatat masyarakat pedesaan China mengalokasikan 8,7% pendapatan yang dapat dibelanjakan untuk biaya kesehatan. Angka tersebut merupakan yang tertinggi kedua di antara 20 negara ekonomi utama yang diteliti, di bawah Amerika Serikat sebesar hampir 9,9%.
BACA JUGA:Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat
BACA JUGA:China Resmikan Pangkalan Udara Bersama di Laos meski Belum Rampung
BACA JUGA:Profesi Baru di China, Manusia Dibayar untuk Ajari Robot Cuci Piring
Sementara itu, penduduk perkotaan China menghabiskan sekitar 5,4% pendapatan mereka untuk kesehatan. Angka tersebut menempatkan China di posisi ketiga, sedikit di atas Kanada.
Beban tersebut semakin terasa jika dibandingkan dengan tingkat pendapatan masyarakat. Pada akhir tahun lalu, pendapatan yang dapat dibelanjakan per kapita di Amerika Serikat mencapai US$ 68.289, lebih dari 10 kali lipat pendapatan China sebesar 43.377 yuan atau sekitar US$ 6.400.
Perbedaan juga terlihat di dalam negeri China. Data resmi yang diakses melalui Wind Information menunjukkan pendapatan yang dapat dibelanjakan masyarakat perkotaan mencapai 56.502 yuan, lebih dari dua kali lipat pendapatan penduduk pedesaan sebesar 24.456 yuan.
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369892/original/045202500_1791538646-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-9_Oktober_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370810/original/031433700_1791697409-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_10.26.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374689/original/084630100_1792059839-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_16.12.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103056/original/068493900_1658923736-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375863/original/005144900_1792236770-publikasi_1792235915_6ad3598b00419.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5351862/original/021426400_1758086100-WhatsApp_Image_2025-09-17_at_12.05.41_dc10b10b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)