Jakarta – International Monetary Fund (IMF) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini. Ledakan investasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dinilai membantu mengimbangi sebagian dampak lonjakan biaya energi akibat perang di Timur Tengah.
IMF memperkirakan ekonomi global tumbuh 3,1% pada 2026, naik dari proyeksi 3% pada Juli lalu. Meski begitu, angka ini lebih lambat dibanding laju pertumbuhan 3,5% tahun sebelumnya.
BACA JUGA:IMF: AI Jadi Penyelamat Ekonomi Global Tapi Geser 40% Jenis Pekerjaan
BACA JUGA:IMF Peringatkan Tiga Ancaman Ekonomi Dunia
BACA JUGA:Pakistan Berpotensi Kantongi Rp 21,4 Triliun dari IMF
Ekonomi global tidak sekadar melambat atau berakselerasi; melainkan, pertumbuhan tengah dialokasikan ulang di antara negara-negara sesuai dengan eksposur mereka terhadap guncangan pasokan akibat perang dan kekuatan permintaan terkait AI,” tulis IMF dalam laporannya, dikutip dari CNBC, Selasa (13/10/2026).
Untuk proyeksi 2027, IMF mempertahankan angka pertumbuhan di 3,4%. Lembaga ini juga memperkirakan inflasi mencapai 4,1% pada 2027, di atas proyeksi 3,9% yang disampaikan pada Juli.
IMF kini memprediksi Selat Hormuz dibuka kembali pada Maret 2027 dan diperkirakan kembali normal seperti sebelum perang, seiring ekspor minyak mentah Teluk rata-rata sudah mencapai 88% dari level sebelum konflik pada September.
Laporan ini dirilis pada pertemuan tahunan IMF dan World Bank di Bangkok pekan ini yang dihadiri menteri keuangan dan gubernur bank sentral 191 negara anggota. Pembahasannya mencakup ketegangan geopolitik, pembengkakan utang publik, hingga AI.
Sementara, investasi terkait AI mendorong permintaan global yang membantu aktivitas ekonomi paruh pertama tahun ini bertahan lebih baik dari ekspektasi, meski terjadi perang di Timur Tengah dan ketegangan dagang.
Pasar finansial juga relatif tenang, yang menurut IMF sebagian-nya mencerminkan euforia terkait AI. Lembaga itu menyebut penggunaan penyangga ekonomi dan kemampuan beradaptasi telah membantu berbagai negara bertahan dari guncangan negatif.
Namun, IMF memperingatkan penyangga tersebut menyempit dalam jangka pendek. Cadangan minyak global terkuras sekitar 2,7 juta barel per hari, mendekati level yang bisa memicu pergerakan harga tajam.
/2025/02/17/71934753.jpg)
/2026/06/04/605781479.jpg)
/2025/10/27/64741537.jpg)
/2022/08/03/1972868173.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372267/original/015973100_1791874325-1000791463.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369421/original/043306800_1791522749-email-attachment_2026_10_09_immanuel-christian_defisit-apbn-rp-319-triliun-menkeu-waspadai-lonjakan-harga-minyak-dan-risiko-global_IMG_7644.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4383851/original/077849900_1680667414-20230405-Sidang-Donald-Trump-AP-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5230612/original/050320000_1748000406-IMG-20250523-WA0007.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)