Jakarta – Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menekan nilai portofolio investasi dan hasil investasi dana pensiun, terutama bagi pengelola dana yang memiliki eksposur saham besar. Besarnya dampak bergantung pada porsi saham dalam portofolio dan konsentrasi investasi pada emiten tertentu.
Ketua Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Abdul Hadi mengatakan koreksi pasar saham dapat memberikan tekanan besar terhadap dana pensiun dengan eksposur saham signifikan, terutama dalam jangka pendek.
BACA JUGA:Sentimen MSCI Membayangi, BEI Tegaskan Fundamental Emiten Tumbuh 16,25%
BACA JUGA:IHSG Anjlok 11%, Said Abdullah Kritik Sikap MSCI ke BEI
BACA JUGA:Bukan Cuma Free Float, Ini Masalah Utama Pasar Modal Indonesia Menurut Analis
“Secara umum tentu memberikan tekanan yang sangat besar, terutama untuk Dapen yang memiliki eksposur saham signifikan,” ujar Abdul Hadi kepada www.wmhg.org, Minggu (18/10/2026).
Ia menjelaskan, penurunan IHSG tidak memberikan dampak yang sama terhadap seluruh dana pensiun karena setiap pengelola memiliki komposisi investasi berbeda.
“Namun, besarnya dampak tidak hanya ditentukan oleh penurunan IHSG, melainkan juga oleh persentase saham dalam portofolio maupun konsentrasi pada emiten tertentu,” kata Abdul Hadi.
Sebagai ilustrasi, apabila saham mencakup 5-10% dari portofolio investasi dan harganya turun 10%, nilai keseluruhan portofolio berpotensi turun sekitar 0,5-1%, dengan asumsi nilai aset lainnya tidak berubah.
Abdul Hadi mengatakan ADPI belum memiliki data terperinci untuk mengukur dampak penurunan pasar saham terhadap seluruh dana pensiun. Karena itu, pengukuran dampak perlu mempertimbangkan besarnya eksposur saham masing-masing dana pensiun.
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4338025/original/002773600_1677392396-ilustrasi_investasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375537/original/049333800_1792153756-Citi_Logo_Ambiance.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549940/original/054686000_1775633627-Menteri_LH_Properr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1554701/original/067388600_1491198222-lotte.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302021/original/032085300_1753969488-Gemini_Generated_Image_jtk1w2jtk1w2jtk1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)