Jakarta – Indonesia tengah menjalankan program hilirisasi kelapa. Program ini meskipun nilai investasinya tidak sebesar sektor mineral tetapi penyerapan tenaga kerja sangat besar.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani menargetkan persiapan hilirisasi kelapa selesai Desember 2026. Investasi di sektor ini disebut mencapai USD 100 juta atau setara Rp 1,67 triliun (kurs Rp 16.756).
BACA JUGA:Sedot Investasi Rp 100 Triliun, Pemerintah Kebut Proyek Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi
BACA JUGA:Indonesia dan Singapura Sepakat Kembangkan Kawasan Industri
BACA JUGA:Kementerian ESDM Dukung Penuh Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik 2025-2034
BACA JUGA:Jawa Barat Jadi Primadona Investasi 2025, Hilirisasi Dorong Kawasan Industri
Rosan menerangkan, saat ini persiapan untuk hilirisasi kelapa terus dilakukan. Termasuk melaksanakan proses konstruksi untuk menopang upaya hilirisasi sektor perkebunan tersebut.
Nah ini juga yang kita dorong dan investasinya baru masuk, sedang melakukan konstruksi, yang dimana akhir tahun 2026 insya Allah itu akan selesai investasi di bidang pengelolaan kelapa ini, ungkap Rosan dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR, di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Dia menjelaskan, tren investasi pada hilirisasi selain sektor mineral mulai meningkat ssjak 2025 lalu. Sektor perkebunan dan kehutanan dipandang mulai bergerak positif.
Rosan mengatakan, meski nilai investasi hilirisasi di dua sektor tersebut lebih rendah ketimbang mineral, tapi penyerapan tenaga kerjanya cukup besar.
Contohnya saja kita juga melakukan investasi, baru melakukan investasi untuk hilirisasi di bidang kelapa, investasinya dibandingkan mineral itu memang berbeda jauh, hanya 100 juta dolar, tapi penyerapan tenaga kerjanya itu mencapai 10 ribu orang, tutur Rosan.
/2025/12/13/432746519.jpg)
/2025/12/13/2147204063.jpg)
/2024/03/08/613527982.jpg)
/2025/10/21/868494903.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491650/original/020338100_1770102339-Indonesia_Economic_Summit-IBC.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5101518/original/020188500_1737371758-Photo_Release_Hexindo__2__-_Zaxis-7G_Series_ZX490LC-7G.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4948540/original/061465800_1726804839-20240920-FLPP-MER_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491643/original/032389800_1770101799-CFX_CRYPTALK_02_FEB_2026-9.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492771/original/049266100_1770184638-IMG_4402.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492920/original/051382800_1770189376-f57e9c11-f616-4a5f-a101-14d2578ad343.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980732/original/010029000_1648714878-20220331-Laporan-SPT-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473091/original/035263700_1768386874-Chief_Executive_Officer__CEO__Badan_Pengelola_Investasi_Daya_Anagata_Nusantara__Danantara__Rosan_Roeslani-14_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5449146/original/064430900_1766049207-Menkeu_Purbaya_Yudhi_Sadewa_saat_Konpres_APBN-b.jpeg)