Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (13/3/2026). Dalam operasi penyelidikan tertutup tersebut, tim KPK mengamankan sebanyak 27 orang. Salah satu pihak yang turut ditangkap dalam aksi ini adalah Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa tim di lapangan juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan rupiah. Meskipun detail nominal pastinya belum diumumkan, seluruh pihak yang diamankan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif sebelum nantinya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut.
BACA JUGA:OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
BACA JUGA:Bupati Cilacap Syamsul Auliya Minta Jatah THR Lebaran, Sudah Kumpulkan Rp 610 Juta
BACA JUGA:OTT di Cilacap, 13 Orang Termasuk Bupati Digelandang ke KPK
Saat ini, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari ke-27 orang yang terjaring dalam operasi tersebut. Pihak lembaga antirasuah berjanji akan memberikan pembaruan informasi kepada masyarakat seiring dengan perkembangan hasil pemeriksaan yang masih berlangsung hingga saat ini.
Mengutip laman LHKPN KPK, Sabtu (14/3/2026), Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp 12.039.790.782 atau sekitar Rp 12,03 miliar. Angka ini dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun pelaporan 2025.
Laporan tersebut disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 19 Januari 2026 dan telah dinyatakan lengkap secara administratif.

/2024/03/03/1059739962.jpg)
/2025/04/03/680313798.jpg)
/2025/12/19/2033941622.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511219/original/055338500_1771901896-1000243381.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461301/original/013023100_1767362851-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535731/original/078512200_1774100471-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-21_Maret_2026b.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4989211/original/076237300_1730628007-20241103-Polusi_Pakistan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3325766/original/009709700_1608119114-20201216-Pemprov-DKI-Segera-Berlakukan-WFH-hingga-75-Persen-FANANI-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546918/original/056754100_1775386026-IMG-20260405-WA0013.jpg)