Jakarta – Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat pada perdagangan Rabu, (3/6/2026). Kenaikan harga perak Antam hari ini berlawanan arah dengan harga perak dunia. Sementara itu, harga emas antam stagnan.
Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam naik Rp 100 menjadi Rp 49.750. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam ditetapkan Rp 49.650.
BACA JUGA:Harga Perak Antam Hari Ini 2 Juni 2026 Turun Tipis
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 25.000 per Gram, Cek Rinciannya
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 31 Mei 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap di Sini
BACA JUGA:Harga Perak Antam Hari Ini 30 Mei 2026 Turun Rp 300
Antam menawarkan harga perak batangan 250 gram, perak batangan 500 gram dan perak butiran murni 99,95%. Harga perak batangan 250 gram ditetapkan Rp 12.962.500 dan perak batangan 500 gram dipatok Rp 25.000.000.
Sementara itu, harga perak dunia melemah pada perdagangan Rabu pekan ini. Harga perak turun 0,09% menjadi US$ 75,06.
Harga perak bertahan di dekat US$ 75 per ounce dan sulit mendapatkan momentum karena data pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan. Hal itu memperkuat harapan kalau the Federal Reserve (the Fed) mungkin akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu lama.
Data yang dirilis pada Selasa pekan ini menunjukkan lowongan pekerjaan AS melonjak pada April ke level tertinggi dalam hampir dua tahun. Sementara itu, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menurun, menunjukkan ketahanan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja.
Investor saat ini fokus pada laporan penggajian non-pertanian yang dipantau ketat pada Jumat pekan ini sebagai petunjuk lebih lanjut tentang arah kebijakan moneter.
Sementara itu, ketidakpastian yang berkelanjutan seputar negosiasi perdamaian Amerika Serikat (AS)-Iran berkontribusi pada harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran tentang inflasi dan memperkuat argumen untuk sikap the Fed lebih ketat. Namun, Presiden AS Donald Trump menuturkan, pembicaraan tetap berlangsung, sementara laporan menunjukkan pejabat Iran sedang meninjau “teks akhir” yang dapat diserahkan kepada Amerika Serikat saat negosiasi berlanjut.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/7660040/original/046727000_1780453477-1000775495.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7614062/original/078190500_1780399824-Menko_Airlangga_Hartarto-2_Juni_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4728087/original/055852000_1706368009-Peternakan_Sapi_Perah_Lokal_2.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/7614541/original/048003500_1780400387-fa8e32a0-abd0-41e0-a929-703598e595de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3397781/original/033656000_1615352740-000_94J2M2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3152885/original/014322900_1592208164-20200615-Mal-di-Senayan-Kembali-Dibuka-saat-PSBB-Transisi-HERMAN-6.jpg)