Jakarta – Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, Senin (19/10/2026), harga pangan kompak mengalami penurunan. Contohnya, cabai rawit merah mulai turun ke Rp 119.250 per kilogram (kg), padahal pada akhir pekan lalu, Jumat (16/10/2026), jenis cabai tersebut dijual seharga Rp 130.400 per kg. Dalam perbandingan harga yang sama, cabai rawit hijau turun dari Rp 86.650 ke Rp 62.600 per kg.
Lalu, cabai merah besar turun dari harga Rp 83.350 ke Rp 54.350 per kg, dan cabai merah keriting turun dari Rp 145.950 ke Rp 126.400 per kg. Sementara, bawang merah dan bawang putih kini masing-masing dijual dengan harga Rp 43.800 per kg dan Rp 41.600 per kg.
BACA JUGA:Harga Beras Kembali Turun Senin 19 Oktober 2026
BACA JUGA:Harga Pangan 16 Oktober 2026: Harga Cabai Masih Tinggi
Pada komoditas jenis protein, harga juga mulai turun. Lantaran, daging sapi kini turun dari harga sebelumnya Rp 165.400 ke Rp 159.250 per kg. Lalu, daging ayam turun dari Rp 44.900 ke Rp 40.150 per kg. Sementara, telur ayam turun dari Rp 32.550 ke Rp 29.100 per kg.
Selain itu, komoditas lain, seperti minyak goreng, harganya juga turun. Minyak goreng curah kini turun dari harga Rp 21.300 ke Rp 20.100 per kg. Lalu, harga gula pasir lokal tadinya dibanderol Rp 21.000 per kg, namun kini kembali turun ke Rp 18.950 per kg.
Berikut adalah rincian harga pangan selengkapnya pada Senin (19/10/2026):
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373902/original/034669300_1791996069-Lampung_water_bombing_kahutla_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302021/original/032085300_1753969488-Gemini_Generated_Image_jtk1w2jtk1w2jtk1.jpg)