Jakarta – Harga minyak menguat pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026 (Rabu pagi Jakarta) setelah pulih dari penurunan sebelumnya. Hal ini saat pasar menimbang faktor peningkatan ekspor minyak mentah Timur Tengah dan rencana pelepasan cadangan darurat diesel serta minyak mentah oleh kelompok G7, dibandingkan kekhawatiran pasokan akibat serangan kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Mengutip CNBC, Rabu (7/10/2026), harga minyak Brent naik 26 sen dan ditutup pada level US$ 100,58 per barel. Sementara itu, minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik 1 sen dan menetap di US$ 89,44.
BACA JUGA:Peran Danantara Sumberdaya Indonesia Bakal Dievaluasi Sebelum 2027
BACA JUGA:Baja Ringan Kendal Tembus Australia, Ekspor Perdana Rp 132 Miliar
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Tergelincir Setelah Ekspor Timur Tengah Meningkat
BACA JUGA:El Nino Tak Cuma Picu Inflasi, Ekspor Komoditas Bisa Terganggu
Harga acuan minyak mentah global, Brent, kembali bergerak di kisaran US$ 100 per barel, karena alasan untuk diperdagangkan jauh melampaui angka psikologis tiga digit tersebut mulai memudar, untuk saat ini, asumsi bahwa lebih banyak pasokan minyak mentah yang berhasil mengalir telah meredam lonjakan harga, ujar analis di pialang minyak PVM, John Evans.
CEO perusahaan perdagangan komoditas raksasa Vitol menuturkan, sekitar 12 juta barel minyak mentah per hari dan 2 juta barel produk olahan per hari, volume yang diperlukan untuk meredam tekanan harga telah dikirim keluar dari Timur Tengah menggunakan kapal tanker dalam tujuh hingga 10 hari terakhir.
Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, mengatakan pada Selasa, minyak yang dialirkan melalui Pipa Timur-Barat (East-West Pipeline) yang membentang hingga ke pusat ekspor kerajaan di Laut Merah, Yanbu telah mencapai volume 5,8 juta barel hingga Selasa pagi.
Namun, penurunan harga minyak tertahan oleh kemungkinan adanya gangguan pasokan lebih lanjut dari Timur Tengah.
Bandara Arab Saudi di Jazan dan Najran menjadi sasaran dua serangan pada Senin malam, yang menyebabkan tiga orang terluka dan kerusakan ringan, menurut otoritas penerbangan Saudi, di tengah meningkatnya ketegangan antara kerajaan tersebut dan kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran.
/2022/10/20/1604525335.jpg)
/2025/01/30/132458517.jpg)
/2026/01/20/2143562902.jpg)
/2023/02/03/56809105.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530179/original/078118800_1773393511-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026b.jpg)
/2026/06/10/159166935.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354743/original/043043400_1790061615-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_14.16.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365536/original/002693000_1791182913-15145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367130/original/026794400_1791299792-WhatsApp_Image_2026-10-06_at_18.22.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367129/original/086153000_1791299651-shinta_apindo.jpeg)