Jakarta – Harga minyak dunia naik pada Selasa, 11 Agustus 2026 (Rabu pagi Jakarta) setelah seorang pejabat senior Iran menyatakan Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali sampai syarat-syarat Teheran dipenuhi oleh Washington.
Mengutip CNBC, Rabu (12/8/2026), kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,3% dan ditutup pada harga US$ 83,20 per barel. Minyak mentah Brent, yang merupakan acuan internasional, menguat 1,36% dan menetap di level US$ 88,91 per barel. Harga telah naik lebih dari 6% minggu ini seiring memudarnya harapan akan tercapainya kesepakatan untuk meningkatkan lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz.
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke 18.877 Tersengat Negosiasi AS-Iran
BACA JUGA:AS-Iran Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 60 Hari
Menurut Reuters, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menuntut AS untuk mencairkan dana Iran yang dibekukan di luar negeri sebagai syarat pembukaan kembali Selat Hormuz.
Pasar minyak pada Selasa sedang mencermati sinyal-sinyal yang saling bertentangan mengenai apakah AS dan Iran berada di ambang kesepakatan.
Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, mengatakan kepada Bloomberg News, situasi kembali mengarah pada kemungkinan adanya kesepakatan damai atau perjanjian. Islamabad sebelumnya memediasi kesepakatan sementara antara AS dan Iran pada Juni, tetapi  kesepakatan itu dengan cepat gagal dan memicu kembali pertempuran di Selat Hormuz.
Presiden Donald Trump meningkatkan retorikanya minggu ini dengan menuntut Iran membayar ganti rugi kepada AS. Seminggu yang lalu, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan kepada CNBC kesepakatan baru mengenai Selat Hormuz mungkin akan segera tercapai, namun hingga kini kesepakatan tersebut belum juga terwujud.
Lalu lintas kapal yang melintasi Selat Hormuz tetap sangat rendah pada hari Senin, dengan hanya delapan kapal yang melintasi selat tersebut, menurut data dari perusahaan intelijen perdagangan Kpler. Sebagai perbandingan, lebih dari 130 kapal melintasi Selat Hormuz sebelum serangan AS dan Israel pada 28 Februari.

/2026/04/24/1722632170.jpg)
/2026/03/27/747598489.jpg)
/2025/06/11/1156270911.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320206/original/024949500_1786340602-email-attachment_2026_08_10_ariefhakim-at-klyid_sistem-penindakan-terintegrasi-menhub-jamin-pelanggaran-truk-odol-tak-cuma-salahkan-pengemudi_1000403240.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321981/original/062671700_1786513135-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_38_32_PM.jpg)