Jakarta – Harga minyak sedikit naik pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) setelah AS menembak jatuh sebuah drone Iran yang mendekati kapal induk AS dan kapal-kapal bersenjata mendekati kapal berbendera AS di Selat Hormuz. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa pembicaraan yang bertujuan untuk meredakan ketegangan AS-Iran dapat terganggu.
Dikutip dari CNBC, Rabu (4/2/2026), harga minyak Brent naik USD 1,03 atau 1,55% dan ditutup pada USD 67,33 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik USD 1,07 atau 1,72% dan ditutup pada USD 63,21.
BACA JUGA:Rupiah Kembali Loyo terhadap Dolar AS Hari Ini 4 Februari 2026 Imbas Ketegangan AS-Iran
BACA JUGA:Trump Kembali Serang Reporter CNN, Kali Ini soal Epstein Files
BACA JUGA:Hyundai Tarik 568.576 Palisade Akibat Masalah Airbag Samping
Pada hari Senin, kedua patokan harga minyak dunia tersebut ditutup pada level terendah sejak 26 Januari setelah turun lebih dari 4% pada hari itu.
Militer AS menembak jatuh sebuah drone Iran yang secara agresif mendekati kapal induk Abraham Lincoln di Laut Arab.
Di Selat Hormuz antara Teluk Persia dan Teluk Oman, sekelompok kapal perang Iran mendekati kapal tanker berbendera AS di utara Oman.
Anggota OPEC Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak mengekspor sebagian besar minyak mentah mereka melalui selat tersebut, terutama ke Asia.
Harga minyak anjlok pada hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran serius berbicara dengan Washington. Iran adalah produsen minyak mentah OPEC terbesar ketiga pada tahun 2025..
“Signifikansi Iran di pasar minyak jauh melampaui profil produksinya sendiri. Bobot geopolitik negara ini berakar pada lokasi strategisnya, pengaruhnya terhadap dinamika keamanan regional, dan kemampuannya untuk mengganggu infrastruktur energi dan jalur transit yang penting,” kata Wakil Presiden Senior dan Kepala Analisis Geopolitik Rystad Energy, Jorge Leon.
/2025/05/19/1112555752.jpg)
/2024/11/19/1980708735.jpg)
/2025/11/20/1009169445.jpg)
/2017/02/23/128702336.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762235/original/073818300_1709618185-fotor-ai-20240305125544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521473/original/088352000_1772690843-Foto_Ilustrasi_DBS.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530878/original/047888800_1773498450-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_17.25.54.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530544/original/008599000_1773459278-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_09.02.00.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530784/original/022558300_1773477796-publikasi_1773470106_69b5019a20dc1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4992086/original/041220700_1730810535-IMG-20241105-WA0119.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3410990/original/017708200_1616657084-businessman-with-online-marketing_53876-94857.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530807/original/048687300_1773481617-Hinako_Village_Taiwan.jpg)