Jakarta – Harga emas dunia di pasar spot tembus level tertinggi sepanjang masa. Harga emas tembus di atas USD 5.000 per ounce pada perdagangan Senin, (26/1/2026). Harga emas sentuh rekor didorong sentimen permintaan aset safe haven oleh investor.
Mengutip CNBC, harga emas menyentuh posisi USD 5.033, 99 per ounce pada pukul 07.52 waktu Singapura. Kenaikan harga emas ini seiring investor mencari aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik.
BACA JUGA:Harga Perak Sentuh Level Tertinggi, Begini Prediksi Analis
BACA JUGA:Simak Prediksi Harga Emas Hari Ini Usai Sentuh Rekor Baru
BACA JUGA:Emas Pecah Rekor Dunia, Musim Pernikahan di Pakistan Jadi Lesu
BACA JUGA:Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 27 Januari 2026: Cek Update Antam hingga Pegadaian
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 27 Januari 2026 Lengser dari Rekor Tertinggi, Batal Tembus Rp 3 Juta
Pada Minggu di Amerika Serikat, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menuturkan, negara itu tidak mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan China tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak berniat melakukan itu. Hal ini setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 100% jika Kanada mencapai kesepakatan perdagangan dengan China.
Kanada menghormati keterlibatan dan komitmen kami. Kami memiliki komitmen berdasarkan CUSMA (Perjanjian Kanada-Amerika Serikat-Meksiko) untuk tidak mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara dengan ekonomi non-pasar tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kami tidak berniat untuk melakukan itu dengan China atau dengan negara-negara dengan ekonomi non-pasar lainnya,” kata Carney.
Sementara itu, mengutip Kitco, Survei Emas Mingguan Kitco terbaru menunjukkan wall street sangat optimistis terhadap prospek emas dalam jangka pendek. Sementara, investor di Main Street mengurangi bias mayoritas bullisg.
Naik,” ujar Presiden dan COO Asset Strategies International Rich Checkan.
Ia menuturkan, pada titik tertentu, pasar akan melihat penurunan. Namun, ia tidak mempercayai hal itu akan terjadi pekan ini.
Geopolitik lebih tegang dari sebelumnya. Kekhawatiran tentang pengaruh politik terhadap The Fed tetap ada. Kekhawatiran tentang valuasi ekuitas dan momentum komoditas semuanya menunjukkan emas akan bergerak lebih tinggi. Tren adalah teman Anda sampai tidak lagi,” ujar dia.
Analis Forex.com, James Stanley menuturkan, harga emas akan naik.
Tidak ada gunanya mengubah bias sekarang. Level USD 5.000 mungkin memperlambat kenaikan, atau menghentikannya, atau bahkan mungkin menyebabkan penurunan, tetapi masih belum ada bukti bahwa pembeli sudah selesai di sini, dan cara emas bereaksi terhadap USD 4.900 pada penurunan menunjukkan kepada saya bahwa masih ada banyak potensi kenaikan lebih lanjut,” ujar dia.
/2025/02/24/1530473509.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
/2021/09/20/1712575422.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975041/original/057738200_1648205649-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-6.jpg)






