Jakarta – Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi menyampaikan bahwa harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi. Pada penutupan perdagangan Sabtu pagi, harga emas dunia berada di level USD 4.985 per troy ounce, yang menjadi level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir di pasar global.
Kenaikan harga emas dunia tersebut turut diikuti oleh harga logam mulia di dalam negeri. Saat ini, harga logam mulia dipatok di kisaran Rp 2.887.000 per gram, mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global.
BACA JUGA:Harga Perak Sentuh Level Tertinggi, Begini Prediksi Analis
BACA JUGA:Simak Prediksi Harga Emas Hari Ini Usai Sentuh Rekor Baru
BACA JUGA:Emas Pecah Rekor Dunia, Musim Pernikahan di Pakistan Jadi Lesu
Di Sabtu pagi harga emas dunia ditutup di USD 4.985. Ini level tertinggi dari bulan-bulan sebelumnya. Sedangkan harga logam mulia dipatok di level Rp 2.887.000, kata Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026).
Ibrahim menjelaskan bahwa tren harga emas dalam sepekan ke depan akan bergerak dinamis, dengan potensi fluktuasi yang cukup tinggi. Pergerakan ini akan sangat dipengaruhi oleh berbagai sentimen eksternal, baik dari sisi geopolitik maupun ekonomi global.
Apa sih yang membuat pergerakan harga emas dunia dan logam mulia terjadi fluktuatif perhatian, yang pertama adalah permasalahan geopolitik. Yang kedua, tentang masalah perang dagang. Yang ketiga tentang perpolitikan Amerika, yang keempat itu adalah supply dan demand, ujarnya.
/2023/02/25/321248679.jpg)
/2025/02/24/1530473509.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483172/original/038786200_1769338760-IMG_4115.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3457615/original/088329700_1621231850-FOTO_001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486233/original/062057000_1769580738-Bakti_GoTo_untuk_Negeri_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330454/original/029687200_1756361195-IMG_1809.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487908/original/019378300_1769683532-38ad1699-a169-4193-9e6f-b7734c88ab34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472846/original/096950000_1768378113-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1338349/original/016327000_1473147933-673x373.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487478/original/021081700_1769666416-1000219659.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360697/original/082788100_1758719568-183357.jpg)