Jakarta – Harga perak naik di atas USD 100 per ons untuk pertama kalinya pada hari Jumat (Sabtu waktu Jakarta). Sementara harga emas mencapai rekor baru menuju USD 5.000 per ons karena investor berbondong-bondong ke aset safe-haven di tengah gejolak geopolitik dan ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari CNBC, Sabtu (24/1/2026), harga perak di pasar spot melonjak 4,5% menjadi USD 100,49 per ons.
BACA JUGA:Harga Emas Diprediksi Bisa Capai Rp 2,9 Juta per Gram di Pekan Depan
BACA JUGA:IHSG Sepekan Terkoreksi, Analis Soroti Sentimen Global dan Arus Dana Asing
BACA JUGA:Harga Emas Batangan 24 Karat Meroket: Pegadaian hingga IndoGold Sudah Sentuh Level Segini
“Perak seharusnya terus mendapatkan keuntungan dari banyak faktor yang sama yang mendukung permintaan investasi emas,” kata Direktur Metals Focus, Philip Newman.
“Dukungan tambahan akan datang dari kekhawatiran berkelanjutan terkait tarif dan likuiditas fisik yang masih rendah di pasar London, lanjut dia.
Harga logam tersebut telah melonjak lebih dari 200% dalam setahun terakhir, juga didorong oleh tantangan berkelanjutan dalam meningkatkan skala pemurnian logam dan kekurangan pasokan yang terus-menerus di pasar.
“Para pedagang terus berupaya dan berhasil mencapai tonggak sejarah USD 100; investor akan menunggu untuk melihat apakah harga dapat bertahan hingga penutupan atau akan terjadi aksi ambil untung dari para spekulator baru-baru ini,” kata Pedagang Logam Independen Tai Wong.
Sementara itu, harga emas di pasar spot naik 0,8% menjadi USD 4.976,49 per ons, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi USD 4.988,17. Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari naik 1,3% menjadi USD 4.978,60.
“Peran emas sebagai aset aman dan diversifikasi di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik yang tinggi menjadikannya kebutuhan dalam portofolio strategis. Ini lebih dari sekadar badai sempurna yang tidak berlangsung lama, ini adalah tanda perubahan mendasar di masa depan,” tambah Wong.
/2025/12/09/182562731.jpg)
/2025/07/30/1831788301.jpg)
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/09/02/1600387136.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071004/original/007517600_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480424/original/059633200_1769056058-Foto_1_.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4739433/original/003170600_1707531269-20240210-Sembahyang_Imlek-ANG_11.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369943/original/032417700_1476098428-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482999/original/031033400_1769314652-9562cdc2-e376-4f0d-9aa8-3199ad3851eb.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3259814/original/014290800_1602033336-34c3bb73-b113-4f07-b612-8f8955ea82a5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308848/original/001411100_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3137583/original/087265500_1590562334-tiktok-5064078.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2806419/original/068811000_1557917958-20190515-Impor-Daging-Beku-Naik-saat-Ramadan-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482802/original/091920300_1769253611-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_22.21.11.jpeg)