Jakarta – Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan emas dalam sepekan ke depan bergerak fluktuatif, antara koreksi tajam atau lonjakan signifikan.
Pada penutupan Sabtu pagi (3/1/2026) harga emas dunia berada di level USD 4.332 per troy ounce, sementara harga logam mulia di dalam negeri tercatat Rp 2.488.000 per gram. Level ini menjadi titik krusial yang akan menentukan arah pergerakan harga selanjutnya.
BACA JUGA:Harga Emas dan Perak Menguat, IHSG Cetak Rekor Tertinggi
BACA JUGA:Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 6 Januari 2026: Antam, Pegadaian, Hartadinata Melonjak
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 6 Januari 2026 Kembali Melambung, Siap Cetak Rekor Lagi!
“Kita awali bahwa hari Sabtu kemarin, Sabtu pagi harga emas dunia ditutup di level USD 4.332. Kemudian logam mulianya ditutup di Rp 2.488.000,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).
Menurut proyeksinya, jika tekanan pasar meningkat di awal pekan, harga emas dunia berpotensi turun hingga USD 4.258 dan menyeret harga logam mulia ke Rp 2.458.000.
“Kalau seandainya harga emas dunia dalam transaksi di hari Senin turun, diperkirakan di USD 4.258 maka harga logam mulia itu di Rp 2.458.000, ada penurunan Rp 30.000,” ujarnya.
Namun sebaliknya, jika sentimen global kembali memanas, reli tajam justru berpeluang terjadi. Harga emas dunia diproyeksikan melonjak dikisaran USD 4.426.
“Tetapi apabila harga emas dunia naik, di hari Senin melonjak tinggi di USD 4.426, maka harga logam mulia itu diperdagangkan di Rp 2.518.000,” ujarnya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/04/21/1234404100.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2022/01/30/1813839003.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3324617/original/050657400_1608026449-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5278001/original/040306100_1752051720-20250709-Harga_Beras-AFP_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4776905/original/006239500_1710816232-WhatsApp_Image_2024-03-18_at_12.27.40.jpeg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465728/original/017167300_1767774733-WhatsApp_Image_2026-01-07_at_10.08.00.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465846/original/090554700_1767777880-DBS_HL_editedd.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4837500/original/089462600_1716195908-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5054979/original/081157700_1734432251-20241217-Kenaikan_Harga_Pangan-ANG_8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3109051/original/089054100_1587537833-20200422-Nasib-Petani-Cabai-di-Tengah-Pandemi-COVID-19-ARBAS-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5176330/original/096132900_1743079834-20250327_172319.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5290047/original/026639200_1753088112-kop2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4269837/original/057928600_1671710596-BKI.jpg)