Jakarta – Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa cakupan komoditas yang diawasi oleh Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan diperluas. Saat ini, DSI masih berfokus pada tiga komoditas utama yang memiliki nilai ekspor bernilai besar.
“Nantinya pasti ada [perluasan]. Sekarang ini baru tiga dulu karena ketiganya merupakan komoditas utama yang paling besar,” kata Rosan dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jumat (14/8/2026).
BACA JUGA:Bantah Isu Monopoli, Rosan Tegaskan DSI Bukan Eksportir Tunggal
BACA JUGA:Rosan Ungkap 6.500 Transaksi Ekspor Rp 249,72 Triliun Dipantau DSI
Rosan memaparkan bahwa nilai ekspor batu bara mencapai sekitar US$ 30 miliar, sementara ekspor Crude Palm Oil (CPO) beserta produk turunannya berkisar antara US$ 20 miliar hingga US$ 24 miliar. Komoditas lain yang masuk dalam tahap pengawasan awal ini adalah ferro alloy.
Menurut Rosan, perluasan pengawasan komoditas akan dilakukan secara bertahap setelah sistem DSI berjalan lebih optimal. Pemerintah juga menargetkan pengawasan tersebut nantinya dapat mencakup seluruh titik pelabuhan di Indonesia.
“Iya, sebetulnya walaupun (aktivitas ekspor) banyak terkonsentrasi di beberapa pelabuhan, tentu kita akan mencakup semua pelabuhan yang ada,” ujarnya.
Rosan mencontohkan komoditas CPO yang mayoritas aktivitas ekspornya terpusat di wilayah Sumatra, dengan sekitar lima pelabuhan besar yang menjadi jalur utama.

/2026/05/01/865767449.jpg)
/2026/04/08/866248158.jpg)
/2017/05/18/1944041151.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324551/original/025637600_1786721875-a692bdd1-595e-4b9b-bfca-15cd24269921.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329624/original/018654900_1787286218-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_19.12.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723185/original/051536300_1705921815-fotor-ai-2024012218929.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816481/original/059395900_1714383540-fotor-ai-20240429133650.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4549074/original/063787700_1692786635-top-view-coins-paper-money-laptop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299013/original/071062100_1753778260-Gemini_Generated_Image_lfn9flfn9flfn9fl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)