Jakarta – Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings mempertahankan peringkat kredit negara (sovereign credit rating) Indonesia di level BBB atau kategori layak investasi (investment grade). Namun demikian, Fitch menyesuaikan outlook atau prospek peringkat Indonesia dari sebelumnya stabil menjadi negatif.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, masyarakat dan pelaku pasar tidak perlu khawatir terhadap perubahan outlook tersebut. Ia menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menopang pertumbuhan.
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Siapkan Skenario jika Harga Minyak Melonjak
BACA JUGA:14 Seniman Indonesia Bakal Tampil di Venice Biennale 2026, Pertama Usai 6 Tahun Absen
BACA JUGA:FFCM SEA 2026 Spring Dimulai, RRQ Kazu dan EVOS Divine Buru Gelar Asia Tenggara
Jadi, tidak usah takut S&P (global ratings) dan Fitch mengeluarkan outlook untuk negatif,” kata Purbaya saat Media Briefing dan Buka Puasa bersama Media di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Dia menuturkan, perubahan outlook dari lembaga pemeringkat global merupakan bagian dari dinamika ekonomi global. Pemerintah, kata dia, akan terus memantau kondisi ekonomi dan melakukan perbaikan kebijakan guna menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Purbaya menegaskan, perubahan outlook menjadi negatif tidak berarti kondisi ekonomi Indonesia melemah secara fundamental. Ia menyebut fondasi ekonomi nasional masih kokoh dan tidak ada perubahan signifikan yang perlu dikhawatirkan.
“Fondasi kita masih kuat. Tidak ada yang berubah. Kita masih dalam fase eksplorasi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Purbaya menambahkan pemerintah saat ini masih berada dalam fase eksplorasi pertumbuhan ekonomi, sehingga berbagai kebijakan perbaikan akan terus dilakukan untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.
/2022/02/03/357761973.jpg)
/2024/06/27/487465856.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/12/17/1354237420.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2823402/original/061244800_1559806634-20190606-Lebaran-Hari-Kedua-Jalur-Puncak-Macet-ARBAS-1.jpg)
/2024/12/04/736099509.jpg)
/2021/10/18/985754656.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523275/original/084776600_1772799017-IMG_2105.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071007/original/007878700_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375574/original/030742400_1538739776-20181005-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523296/original/057359200_1772800398-667f9b46-cd0a-49ae-b436-68ffe40f6402.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523299/original/026180000_1772800697-IMG_0755.jpeg)