Jakarta – Sebelum fenomena, investor cenderung memburu emas saat krisis terjadi, inflasi meningkat, atau pasar saham melemah sebagai upaya melindungi nilai aset. Harga emas bergerak sangat fluktuatif dan bulan lalu mencatat penurunan harian terbesar sepanjang sejarah meski sempat menembus rekor tertinggi. Secara keseluruhan, harga emas masih menguat sekitar 15% sejak awal tahun.
Dilansir dari CNN, Senin (9/2/2026) emas pernah mencatat lonjakan harga yang sangat tajam dalam sejarah. Kinerja terbaik emas terjadi pada 1979, ketika harganya melesat sekitar 144% di tengah inflasi tinggi di Amerika Serikat dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Logam mulia ini kembali menunjukkan penguatan signifikan pada 2020 dengan kenaikan sekitar 24%, seiring pandemi yang mengguncang tatanan ekonomi global.
BACA JUGA:Borong Emas 15 Bulan Beruntun, China Makin Agresif Tinggalkan Dolar AS
BACA JUGA:Goldman Sachs Ingatkan Potensi Penjualan Saham Jumbo, Risiko Bitcoin Meningkat
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan Hari Ini 9 Februari 2026: Termurah Tembus Level Segini
Kini harga emas terdorong naik seiring meningkatnya ketegangan geopolitik. Aksi beli yang kian masif dari para pelaku pasar turut memperkuat reli, sehingga memicu lonjakan harga logam mulia tersebut.
Investasi logam mulia kini semakin mudah diakses. Pelaku pasar dapat memperdagangkan exchange-traded fund (ETF) yang melacak harga emas dan perak layaknya transaksi saham di bursa.Â
Salah satu produk populer, SPDR Gold ETF yang mengikuti pergerakan emas fisik, mencatat arus masuk dana bulanan terbesar sepanjang sejarah pada Agustus, berdasarkan data FactSet.
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar keuangan AS dilanda fenomena yang dikenal sebagai meme stock mania, ketika para investor ritel beramai-ramai memburu saham yang tengah viral demi memanfaatkan lonjakan harga jangka pendek. Analis menilai pola serupa kini mulai terlihat di pasar logam mulia, di mana emas dan perak diperdagangkan dengan dinamika yang menyerupai saham meme.
/2025/09/12/1537496279.jpg)
/2025/11/27/175802667.jpg)
/2023/04/12/1270691180.jpg)
/2025/12/12/701098146.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495575/original/007606700_1770377326-Direktur_Keuangan_PT_Super_Bank_Indonesia_Tbk_atau_Superbank__Melisa_Hendrawati.jpg)
/2024/01/03/663488771.jpg)
/2025/10/07/2002674624.jpg)
/2024/02/12/986177710.jpg)
/2025/10/13/652970826.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496584/original/000268300_1770551655-BCA_Expoversary_2026_di_ICE_BSD__Tangerang__Banten-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497650/original/041869000_1770645002-WhatsApp_Image_2026-02-09_at_20.10.28.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4349647/original/096522800_1678186856-20230307-Harga-Cabai-Ramadan-Angga-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)