Jakarta – Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin. Kenaikan Federal Funds Rate tersebut dinilai berdampak langsung terhadap pergerakan bunga kredit di Tanah Air.
Kepala Makroekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rizal Taufikurrahman, menyatakan bahwa kenaikan Fed Funds Rate ke kisaran 3,75%–4% memperbesar tekanan eksternal terhadap perekonomian Indonesia.
BACA JUGA:Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Ditutup Merosot
BACA JUGA:Suku Bunga The Fed Naik, Ini Dampak ke Indonesia
BACA JUGA:The Fed Kerek Suku Bunga, Hal Ini Perlu Investor Ketahui
Kenaikan ini sekaligus mempersempit ruang bagi Bank Indonesia (BI) untuk memangkas suku bunga acuan.
“Dampaknya ke kredit tidak otomatis berupa kenaikan bunga, tetapi membuat cost of fund tetap tinggi,” ujar Rizal, Kamis (17/9/2026).
Rizal menjelaskan, pergerakan suku bunga kredit sangat bergantung pada keputusan BI ke depan. Jika suku bunga acuan BI ditahan, ruang penurunan suku bunga kredit pun otomatis akan tertahan.
“Jika BI harus mempertahankan suku bunga ketat demi menjaga stabilitas rupiah, penurunan bunga kredit akan tertahan. Dampaknya, ekspansi kredit—terutama di sektor properti, otomotif, dan investasi—berpotensi melambat,” jelasnya.
Selain itu, kenaikan Fed Funds Rate berpotensi menekan nilai tukar rupiah serta memicu arus modal keluar (capital outflow), mengingat imbal hasil (yield) aset berbasis dolar AS menjadi jauh lebih menarik.
/2026/05/26/298353930.jpg)
/2019/03/20/1239835099.jpg)
/2025/12/07/1338425489.jpg)
/2016/02/16/1574919051.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313885/original/071012500_1785721156-1000396179.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345559/original/057325600_1789037244-email-attachment_2026_09_10_ariefhakim-at-klyid_btn-bidik-porsi-30-kredit-non-perumahan-di-2030_1000436510.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346661/original/026990900_1789190360-Menteri_PKP_Maruarar_Sirait-12_September_2026a.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436236/original/052339600_1765166716-Robinhood.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313337/original/026842100_1785634512-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_34_42_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4677568/original/004189400_1701934611-Deutsche_bank.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)