Jakarta – Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyatakan menerapkan K3 bagi Petrokimia Gresik bukan lagi sebatas kewajiban, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam mendukung kelancaran distribusi pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia, serta mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Hal tersebut diungkapkan Daconi saat membuka Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) 2026 bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Stadion Petrokimia Gresik, Kabupaten Gresik.
BACA JUGA:Menaker Luncurkan Resolusi Bulan K3 Nasional 2026, Usung Tema Ekosistem Kolaboratif
BACA JUGA:Menaker Yassierli Pimpin Apel Bulan K3 Nasional 2026, Tekankan Transformasi Keselamatan Kerja
BACA JUGA:Kemenaker Transformasi Sistem K3 Nasional: Layanan Digital hingga Penguatan Data
BACA JUGA:Tanggal 12 Januari 2026, Awal Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional
Petrokimia Gresik merupakan objek vital nasional (obvitnas) yang tidak boleh terganggu operasionalnya. Petrokimia Gresik memiliki tanggung jawab besar memproduksi jutaan ton pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia tiap tahunnya. Karena itu, penerapan K3 dengan disiplin dan inovatif adalah keniscayaan.
Dijelaskannya, Petrokimia Gresik yang lokasinya berdampingan dengan permukiman masyarakat harus terus menjaga keberlangsungan operasional perusahaan dengan berkolaborasi bersama masyarakat dan elemen penting karyawan, yaitu keluarga. Sehingga, stabilitas pangan Indonesia dapat terus terjaga.
Selain masyarakat, Petrokimia Gresik juga melibatkan keluarga. Harapannya, karyawan sudah terbiasa menerapkan prinsip-prinsip K3 sejak di lingkungan terkecil mereka, yaitu keluarga,kata Daconi, Rabu (14/1/2026).
Pada momen tersebut, Petrokimia Gresik juga menerima tiga penghargaan sekaligus dari Gubernur Khofifah atas implementasi K3 yang baik di lingkungan perusahaan.
Tiga penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik yaitu atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Kemudian penghargaan atas upaya dalam Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS) di Tempat Kerja, serta penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB) di Tempat Kerja.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472598/original/021921500_1768371287-WhatsApp_Image_2026-01-14_at_13.12.43.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4977955/original/029448300_1729683087-Screenshot_2024-10-23_183027.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472042/original/036695300_1768307350-WhatsApp_Image_2026-01-13_at_10.40.20.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5380907/original/068444200_1760438140-men9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1075020/original/042395500_1449200814-20151204-Bill-Gates-AFP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545720/original/056823400_1629425275-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1075016/original/019350700_1449200543-20151204-Bill-Gates-AFP-2.jpg)