Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mencatat nilai dana abadi yang saat ini dikelola telah mencapai Rp180,8 triliun. Dana tersebut dibagi untuk mendukung pengembangan pendidikan, riset, perguruan tinggi, hingga sektor kebudayaan nasional.
Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengatakan konsep dana abadi berbeda dengan anggaran belanja biasa. Dana pokok tidak boleh digunakan karena berfungsi sebagai aset permanen negara yang harus tetap terjaga nilainya.
BACA JUGA:Infografis Tahapan hingga Sanksi Alumni LPDP Tidak Mengabdi
BACA JUGA:Buntut Polemik Anak Penerima LPDP, Pemerintah Bakal Perketat Syarat Jadi WNI dan Pelepasan Kewarganegaraan
BACA JUGA:LPDP Siap Umumkan Nama Alumni Nakal di Website
Dana abadi itu artinya yang boleh digunakan hanya hasil kelolaannya, pokoknya tidak boleh digunakan,” ujar Sudarto dalam Media Briefing di kantor DJPK Kemenkeu, Jakarta, ditulis Kamis (26/2/2026).
Sudarto menjelaskan, dari total dana abadi Rp 180,8 triliun, porsi terbesar dialokasikan untuk dana abadi pendidikan sebesar Rp 149,8 triliun. Dana ini menjadi sumber utama pembiayaan berbagai program beasiswa yang selama ini dijalankan pemerintah melalui LPDP.
Selain pendidikan, pemerintah juga menyiapkan dana abadi penelitian sebesar Rp 14 triliun guna memperkuat ekosistem riset nasional. Sementara itu, dana abadi perguruan tinggi mencapai Rp 11 triliun yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing kampus Indonesia di tingkat global.
Adapun sektor kebudayaan memperoleh alokasi dana abadi sebesar Rp 6 triliun. Pendanaan ini ditujukan untuk menjaga keberlanjutan pelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan ekosistem kebudayaan nasional.
Dalam pengelolaannya, LPDP tidak bekerja sendiri. Dana abadi pendidikan dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Kementerian Agama.
“Kemudian untuk dana abadi kebudayaan berada di bawah koordinasi Kementerian Kebudayaan, dan dana abadi perguruan tinggi dikelola bersama Kemdiktisaintek, ujarnya.
/2025/07/29/892551915.jpg)
/2025/04/14/1991479611.jpg)
/2023/09/15/1558146208.jpg)
/2023/03/14/1404358099.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/3005833/original/005389400_1577346189-20191226-Proyeksi-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-2020-ANGGA-4.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282584/original/016584500_1672910854-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2832426/original/059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4415626/original/066722200_1683210359-Ilustrasi_Insurance2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5518751/original/003592100_1772517691-WhatsApp_Image_2026-03-03_at_09.08.36.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5425362/original/007919200_1764223394-1000162799.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2821498/original/088849100_1559457238-20190602-Sosoro-Merak-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482123/original/088045400_1769161319-young-asian-man-using-mobile-phone-playing-video-games-television-living-room-male-feeling-happy-using-relax-time-lying-sofa-home-men-play-games-relax-home.jpg)