Jakarta – Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai rencana penerapan ekspor satu pintu melalui Danantara masih menyisakan sejumlah kekhawatiran bagi pelaku pasar.
Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif di kalangan investor apabila tidak diimplementasikan secara transparan dan sesuai mekanisme pasar.
BACA JUGA:Kelola Ekspor, Danantara Sumberdaya Tetap Kejar Untung
BACA JUGA:Teknologi Jadi Senjata Baru Industri Sawit Hadapi Persaingan Global
BACA JUGA:Purbaya Jamin DSI Tak Gantikan Bea Cukai
Ibrahim mengungkapkan bahwa rencana ekspor satu pintu melalui Danantara masih menjadi perhatian pasar keuangan. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menimbulkan persepsi adanya monopoli dalam aktivitas ekspor, terutama untuk komoditas sumber daya alam.
Kita harus ingat bahwa hirup pikuk ya tentang perekonomian di dalam negeri yang kita tahu bahwa dampak dari monopoli yang dilakukan oleh pemerintah ya danantara ada ekspor satu pintu ini pun juga masih menjadi beban tersendiri ya bagi pasar, kata Ibrahim kepada Media dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa investor dan pelaku pasar umumnya mencermati setiap perubahan kebijakan yang berkaitan dengan perdagangan internasional dan tata kelola ekspor. Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan mekanisme yang diterapkan tetap memberikan kepastian hukum serta menjaga iklim usaha yang kompetitif.
Menurut Ibrahim, kejelasan aturan dan transparansi pelaksanaan menjadi faktor penting agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan ketidakpastian yang dapat memengaruhi sentimen pasar terhadap Indonesia.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/7005737/original/042333400_1779777189-IMG-20260526-WA0011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4880407/original/032839300_1719840035-IFG_Life.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4802755/original/092840900_1713245923-20240416-Hari_Pertama_ASN_Setelah_Cuti_Lebaran-HER_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6377629/original/006536800_1779252749-Rapat_DPR.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1420675/original/050202900_1480428315-20161129--Pasar-Keramik-Nasional-Mulai-Meningkat-Jakarta--Angga-Yuniar-02.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953316/original/021276300_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4835850/original/094493600_1716028703-20240518-Cuaca_Panas_India-AP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4753187/original/088955000_1708926807-Screenshot_20240226_112613_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4937584/original/060017000_1725542629-Garam_Cirebon.jpg)