Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa langkah Indonesia yang semakin agresif masuk ke berbagai perjanjian perdagangan bebas global tidak selalu disambut positif oleh semua negara. Hal ini seiring dengan posisi Indonesia yang dinilai semakin strategis dalam peta perdagangan internasional.
Airlangga menyampaikan, Indonesia saat ini telah membuka akses ke hampir seluruh pasar utama dunia melalui berbagai kerja sama, mulai dari CEPA dengan Uni Eropa dan Kanada, rencana CEPA dengan Inggris, hingga keikutsertaan dalam RCEP bersama negara-negara ASEAN, Jepang, Korea, China, Australia, dan Selandia Baru. Posisi tersebut menempatkan Indonesia di barisan terdepan dibandingkan negara ASEAN lainnya.
BACA JUGA:Kadin Indonesia Siapkan 4 Agenda Besar 2026: Diawali dengan Misi Investasi di WEF Davos
BACA JUGA:Bappebti: Nilai Transaksi PBK 2025 Capai Rp 42.867 Triliun di 2025
BACA JUGA:Biaya Logistik Energi Indonesia Mahal, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:BINA Indonesia Great Sale 2025 Dimulai, Bidik Transaksi Rp 30 Triliun
Ia menambahkan, dalam upaya bergabung ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP), Indonesia memang masih tertinggal dibandingkan Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Namun, proses tersebut tetap berjalan meskipun terdapat dinamika antarnegara.
“Kita juga sedang masuk, dan tentu Singapura tidak suka-suka banget juga kalau Indonesia masuk di dalam seluruh free trade,” kata Airlangga dalam acara Road to Jakarta Food Security Summit di Menara Kadin Indonesia, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, meski terdapat berbagai upaya yang berpotensi mengganggu langkah Indonesia, posisi perekonomian nasional tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan dengan dukungan akses pasar yang luas serta daya saing ekonomi domestik.
“Maka kita adalah salah satu negara dibandingkan negara ASEAN lain, yang sudah berada dalam kalau balapan itu pole position, posisi terdepan,” pungkas Airlangga.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2022/01/30/1813839003.jpg)
/2025/10/17/669022889.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3063346/original/021672500_1582879434-20200228-Pengemudi-Ojek-Online-Demo-di-DPR-tallo-4.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470548/original/093400200_1768209884-jem5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5295262/original/098760000_1753431699-Gemini_Generated_Image_mluj6mluj6mluj6m.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429999/original/089186100_1764649357-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1285347/original/078568300_1468231056-20160711-hari-populasi-dunia-FF-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467311/original/035350200_1767870813-Screenshot_2026-01-08_174617.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469994/original/094042700_1768193914-Akses_menuju_Bandara_Internasional_Soekarno_Hatta__terendam_banjir.jpg)