Jakarta – Pertumbuhan lapangan kerja di Amerika Serikat (AS) melambat tajam pada September 2026. Data terbaru ini memotret sinyal lesu yang tak terduga di pasar tenaga kerja sekaligus perekonomian AS secara keseluruhan.Â
BACA JUGA:Korsel Investasi Rp 3.571 Triliun di AS, Trump Pamer Proyek Energi Raksasa
BACA JUGA:Diduga Picu Cedera Otak Ratusan Orang, Roller Coaster Populer di AS Ditutup Permanen
BACA JUGA:Pasok Listrik Data Center, Trump Beri Pinjaman Rp 71 Triliun untuk PLTN
Laporan Biro Statistik Tenaga Kerja AS mencatat, penyerapan tenaga kerja nonpertanian (nonfarm payrolls) cuma bertambah 29.000 secara bulanan. Di saat bersamaan, angka pengangguran merangkak naik ke level 4,2%. Capaian ini jauh di bawah ekspektasi para ekonom dalam survei Dow Jones yang memproyeksikan lahirnya 84.000 lapangan kerja baru dan tingkat pengangguran di angka 4,1%.
Mengutip CNBC, Sabtu (3/10/2026), tak cuma September yang loyo, data penyerapan tenaga kerja Agustus juga direvisi turun menjadi 133.000. Parahnya lagi, data Juli yang awalnya tercatat tumbuh malah berbalik minus 10.000 pekerjaan. Jika ditotal, revisi dua bulan tersebut memangkas 60.000 lapangan kerja dari laporan terdahulu.
Pasar bergerak cepat merespons kabar buruk ini. Namun uniknya, para pelaku pasar justru menyambut dinginnya data tenaga kerja sebagai angin segar. Sebab, kabar ini memperbesar peluang bagi bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), untuk mengerem alias menahan suku bunga pada pertemuan Oktober mendatang.
Pasar saham langsung tancap gas begitu rilis data keluar, sedangkan imbal hasil (yield) obligasi AS melorot setelah sempat melonjak ke level tertinggi dalam beberapa dekade. Berdasarkan data CME Group’s FedWatch tool, peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan 27–28 Oktober kini naik hingga 82,8%.
Bagi The Fed, data ini jadi pengunci keputusan untuk membatalkan kenaikan suku bunga di Oktober, ungkap Kepala Ekonom AS, Thomas Simons di Jefferies,
Penyerapan tenaga kerja sempat melonjak pada Agustus, dan kami kira momentum itu bakal berlanjut mengingat klaim pengangguran beberapa pekan terakhir sangat rendah. Namun ternyata, lonjakan Agustus kemarin cuma sekadar pemulihan singkat dari lesunya perekrutan di Juni dan Juli.
/2026/03/08/1389890413.jpg)
/2025/10/29/950026807.jpg)
/2025/03/07/402152646.jpg)
/2022/08/04/2004827106.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364237/original/002877100_1790939125-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_16.43.44.jpeg)






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352149/original/042458700_1610959708-20210118-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364675/original/095509000_1791015077-f3f9adc2-04a9-4f82-8eb6-d611c78aa799.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364400/original/036212400_1790962540-SMBC_Headquarters_with_Japanese_Flag__1_.jpg)