Jakarta – Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi, menilai penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Presiden Amerika Serikat Donal Trump, mendorong mata uang rupiah melemah dilevel Rp 16.740 pada penutupan perdagangan sore ini, Senin (5/1/2026).
Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah 15 point sebelumnya sempat melemah 35 point dilevel Rp 16.740 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.725, kata Ibrahim dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).
BACA JUGA:Venezuela Dikabarkan Punya Cadangan Bitcoin Rp 1.004 Triliun, Begini Dampaknya ke Pasar Global
BACA JUGA:Nicolas Maduro Fans Barcelona: Presiden Venezuela Pernah Menangis Saat Lionel Messi Cabut
BACA JUGA:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap AS, Harga Minyak Siap-Siap Meroket?
Ibrahim menjelaskan, bahwa pejabat AS mengkonfirmasi bahwa Maduro telah ditahan selama penggerebekan akhir pekan di Caracas dan diterbangkan ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan kriminal yang telah lama ada.
Operasi tersebut menandai intervensi AS paling langsung di Venezuela dalam beberapa dekade dan memicu kecaman dari beberapa negara, sementara investor menilai implikasinya terhadap pasar energi dan stabilitas regional, ujarnya.
Bahkan, Presiden Donald Trump mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penangkapan Maduro adalah langkah menentukan terhadap apa yang ia gambarkan sebagai rezim kriminal, menambahkan bahwa AS akan memastikan transisi yang aman dan tertib di Venezuela.
Kemudian, Trump mengancam akan mengambil tindakan terhadap negara-negara lain yang bertentangan dengan kebijakan AS, termasuk Kolombia dan Iran. Ia juga mengulangi seruannya untuk pengambilalihan Greenland oleh AS.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5385534/original/000454000_1760935303-12__2_.jpeg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188318/original/047441700_1595493633-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455446/original/032733600_1766658212-430107f0-2428-4d0b-ad66-7bb4a8534c4f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5388501/original/067806200_1761122181-WhatsApp_Image_2025-10-22_at_13.51.12_74519c08.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469008/original/019117100_1768042279-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_15.42.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469026/original/075459500_1768042887-publikasi_1768039633_696224d1e361a.jpeg)