Jakarta – Ekonomi digital Indonesia membuka peluang bisnis dan investasi seiring meningkatnya penggunaan internet, transaksi digital, serta pemanfaatan platform daring oleh pelaku usaha. Namun, penguatan ekosistem dan kepastian kebijakan tetap diperlukan agar peluang tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.
Riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengenai ekonomi digital dan UMKM dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran mencatat, penjualan di marketplace terus meningkat. Platform digital juga menjadi salah satu sarana bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjangkau konsumen lebih luas.
BACA JUGA:Bisnis 3D Printing Gen Z Ini Melambung Setelah Viral, Keuntungan Tembus Rp 14,5 Miliar
BACA JUGA:Transaksi ISEF 2026 Tembus Rp 3,2 Triliun, BI Genjot Pembiayaan Produktif
BACA JUGA:Daftar 10 Perempuan Terkaya di Afrika 2026
Dikutip dari riset Indef, Minggu (18/10/2026), di sektor startup, pendanaan pada 2025 tercatat sebesar US$ 355,7 juta, turun dibandingkan US$ 695 juta pada 2024. Meski mengalami penurunan, riset tersebut mencatat pendanaan untuk startup yang telah memiliki fundamental kuat masih bertahan, sementara investor semakin selektif dalam menyalurkan modal.
Indef menilai, kepastian hukum dan arah kebijakan diperlukan untuk mendorong pendanaan startup, termasuk melalui anak usaha BUMN. Pengawasan persaingan usaha juga perlu diperkuat agar konsentrasi pasar tidak mempersempit ruang bagi pemain baru.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat, perkembangan ekonomi digital berpotensi membuka kesempatan bisnis dan investasi yang lebih luas.
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339710/original/014822400_1757090479-SEPUR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375537/original/049333800_1792153756-Citi_Logo_Ambiance.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549940/original/054686000_1775633627-Menteri_LH_Properr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302021/original/032085300_1753969488-Gemini_Generated_Image_jtk1w2jtk1w2jtk1.jpg)