Jakarta – Pengusaha asal Inggris berusia 25 tahun, James Dacombe menjadi miliarder self-made termuda di Eropa setelah perusahaan chip kecerdasan buatan (AI) miliknya, Olix, mencapai valuasi US$ 3,3 miliar atau sekitar Rp 58,90 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.850).
Olix meraih pendanaan US$ 312 juta atau Rp 5,56 triliun pada Agustus 2026. Pendanaan tersebut membuat valuasi perusahaan meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam enam bulan.
BACA JUGA:Trump Pangkas Anggaran Pendidikan, Pendiri Nike Sumbang Rp 17,93 Triliun Buat Almamater
BACA JUGA:Elon Musk-Mark Zuckerberg Kumpul di Jamuan Xi-Trump, Total Harta Tembus Rp 39.429 Triliun
BACA JUGA:Putus Sekolah dan Terlilit Utang, Kini Jadi Raja Media Berharta Rp 100 Triliun
Berawal dari Drop Out Sekolah
Dacombe mulai belajar pemrograman secara otodidak sejak usia 13 tahun. Pada 2017, ia meninggalkan pendidikan setelah dua hari bersekolah di jenjang sixth-form untuk fokus membangun bisnis.
Pada usia 17 tahun, Dacombe mendirikan CoMind, perusahaan teknologi media yang mengembangkan teknologi untuk memantau aktivitas otak. Ia kemudian mendirikan Olix pada 2024 untuk mengembangkan teknologi chip khusus bagi kebutuhan AI.
Olix Kembangkan Chip AI
Olix mengembangkan chip yang dirancang khusus untuk menjalankan berbagai model AI. Perusahaan juga mengembangkan teknologi fotonik yang menggunakan cahaya untuk memindahkan data antarchip dengan tujuan meningkatkan kecepatan dan efisiensi energi.
Saat ini, Olix memiliki lebih dari 140 karyawan di Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada. Perusahaan menargetkan desain chip selesai sebelum masuk tahap produksi, dengan sistem lengkap diharapkan tersedia bagi pelanggan pada 2027.
Forbes memperkirakan Dacombe memiliki sekitar 30% saham Olix dan sekitar 12% saham CoMind. Kepemilikan tersebut membuat kekayaannya melewati US$ 1 miliar atau Rp 17,84 triliun dan menjadikannya salah satu miliarder self-made termuda di dunia.
/2026/05/05/1692633751.jpg)
/2026/01/06/861433562.jpg)
/2025/03/10/1248337518.jpg)
/2022/02/10/2136096286.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357099/original/087793400_1790233694-Ketua_Kadin_Anindya_Bakrie-24_September_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953182/original/080549800_1727283140-20240925_155013.jpg)






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3458468/original/004833700_1621321944-20210518-Harga-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9354600/original/088207200_1790056332-0L5A8049.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3621975/original/095693800_1635943048-20211103-Peningkatan_Mobilitas_Masyarakat_di_Jakarta-4.jpg)