Jakarta – Nilai tukar rupiah belum mampu bangkit terhadap dolar Singapura pada Jumat, (29/5/2026). Bahkan, dolar Singapura menembus posisi 14.000 terhadap rupiah.
Mengutip data google finance, dolar Singapura menguat 0,11% terhadap rupiah. Dolar Singapura tembus 14.000 pada Jumat pekan ini.
BACA JUGA:Top 3: Kurs Dolar dan Rupiah di 4 Bank Besar
BACA JUGA:BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Siapkan Sejumlah Langkah Stabilisasi
BACA JUGA:Alasan Dolar Singapura Perkasa Sepanjang 2026
Berdasarkan data tradingeconomics.com, posisi dolar Singapura terhadap rupiah di kisaran 13.993,5. Selain dolar Singapura, dolar Amerika Serikat (AS) juga perkasa terhadap rupiah. Dolar AS naik 0,21% ke posisi 17.885,79. Demikian juga yen terhadap rupiah yang naik 0,21% menjadi 112,30.
Adapun menjelang akhir pekan ini, dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya. Namun, dolar AS diprediksi melemah setelah laporan Amerika Serikat (AS) dan Iran mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata di Timur Tengah dan mencabut pembatasan pengiriman melalui Selat Hormuz.
Mengutip Yahoo Finance, kesepakatan itu yang masih menanti persetujuan Trump akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari lagi dan memungkinkan lalu lintas berjalan lancar melalui jalur strategi situ. Sedangkan negosiator menangani isu-isu sulit seperti program nuklir Iran, menurut sumber kepada Reuters.
Harga minyak berjangka turun lebih dari 1% pada Jumat dan diperkirakan turun secara mingguan paling tajam sejak awal April. Dolar AS diperkirakan berakhir lebih rendah 0,3% pada akhir pekan, mengakhiri kenaikan selama dua minggu.
Premi risiko geopolitik mungkin akan terus menurun dalam waktu dekat, ujar Analis MUFG Global Markets Research, Lloyd Chan.
Ia menuturkan, meskipun ketegangan yang kembali meningkat kemungkinan akan membuat pasar tetap sensitif dalam jangka pendek, keseimbangan probabilitas masih mengarah pada de-eskalasi, dengan AS dan Iran tampaknya termotivasi untuk mengejar resolusi diplomatic.
Euro dan poundsterling diperdagangkan stabil di US$ 1,1642 dan US$ 1,3435, masing-masing. Dolar Australia sedikit lebih tinggi di US$ 0,7165.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508696/original/058250100_1771586403-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7005737/original/042333400_1779777189-IMG-20260526-WA0011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2349348/original/089030500_1535967795-China-New-Tycoons-Sel.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469733/original/047602200_1768181200-Beras_SPHP.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/7198314/original/053184400_1779992472-Chairman_dan_CEO_Micron_Technology_Sanjay_Mehrotra_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156439/original/081310900_1663062668-Emas3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)